Terhubung dengan kami
Pajak-New Year

Recollection

Si Ramai Perawat Mimpi

Aprilia Hariani K

Diterbitkan

pada

Tax People Share!
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kaum muda, sang pemimpi Kami tancapkan cita untuk Kementerian Keuangan tercinta. Dari kemenkeu muda untuk Republik Indonesia. Yang muda yang berkarya Tidak sama tapi bisa kerja sama. Kemenkeu muda: merawat mimpi lintas generasi

Demikian sepenggal pidato bergelora Pelaksana Seksi Penyajian Informasi Penganggaran, Ditjen Anggaran (DJA), Kementerian Keuangan (Kemenkeu), sekaligus Duta Transformasi Kemenkeu Fitri Mayang Sari, di acara bertajuk “Kemenkeu Muda: Merawat Mimpi Lintas Generasi” memantik riuh tepuk ribuan pegawai Kemenkeu. Di baris paling depan, tampak pula guratan senyuman Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menambah kehangatan aula Dhanapa, Kemenkeu, Jakarta Pusat Jumat malam (24/11) itu.

Semangat seakan semakin membuncah kala Sri Mulyani menaiki podium, memberi sambutan. “Mimpilah yang besar. Mimpilah yang mulia. Mimpilah tidak untuk diri kalian, tapi untuk kebaikan orang lain. Maka kalian akan memiliki jiwa yang terus memiliki semangat yang menyala-nyala. Dan itu yang akan memantik semua kolaborasi, kreasi, inovasi dari kalian,” seru mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu.

Perhelatan akbar kaum muda Kemenkeu itu tak lain merupakan buah gagasan dari sang Duta Transformasi, beserta rekan-rekannya pegawai muda Kemenkeu. Tujuannya sederhana, tutur Fitri, mereka ingin merawat semangat mengabdi untuk Indonesia Raya.

“Kami yakin muda bukan masalah usia. Ini bukan perkara siapa mengerjakan apa, ini adalah kolaborasi. Di instansi ini, kami bangga bisa terus berkontribusi,” ucap Fitri.

Duta transformasi Kemenkeu

Fitri memang dikenal sangat aktif di lingkungan kerjanya. Ia selalu ikut serta dalam berbagai macam kegiatan. Bahkan, kerap masuk dalam jajaran penggagas dan panitia pelaksana. Apalagi, sejak didaulat menjadi Duta Transformasi Kemenkeu awal tahun lalu, dapat dikatakan, ia menjadi penyambung lidah instansi, baik ke internal maupun eksternal. Setidaknya ada dua tugas pokok seorang duta. Pertama, menyampaikan informasi seputar Reformasi Birokrasi dan Transformasi Kelembagaan (RBTK) yang ada di Kementerian Keuangan. Kedua, menjadi penggerak utama transformasi itu sendiri.

Menariknya, Fitri mengemas dua tugas tersebut dengan gaya khas generasi milenial. Tentu, bukan lewat pamflet atau seminar formal, melainkan sambil ngopi dan ngerumpi santai ala warung kopi antara pegawai dan atasan di lobi kantor.

“Saya ingin mengurangi gap antara pimpinan dan bawahan yang selama ini ada. Dengan menyediakan jalur komunikasi yang cair, yaitu bisa ngobrolin hal di luar pekerjaan juga, agar kita bisa lebih dekat dan saling memahami,” kata Fitri.

Setidaknya, ia sudah menghelat empat kegiatan. Salah satunya, acara Roempi DJA bertema “Pak Dirjen Curhat Donk!” dengan bintang tamu Dirjen Anggaran Askolani.

Kepada Majalah Pajak, sang atasan, Dirjen DJP Askolani menyampaikan kesannya terhadap pegawainya tersebut, “Fitri itu heboh, ramai, ceria, gaya millennial. Dan saya bangga ia punya rasa percaya diri yang tinggi. Kita melihatnya jadi semangat,” ungkap Askolani.

Tak hanya merajut semangat di internal, sebagai duta transformasi, Fitri juga berupaya memberikan pemahaman mengenai APBN ke khalayak. Pada Mei lalu, ia memberikan sosialisasi APBN kepada pelajar SMA di Waingapu melalui program DJA Menyapa, dan berkolaborasi dengan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) dan Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) di Kota Waingapu.

Fitri menganalisis, tak sedikit masyarakat belum memahami tentang APBN. Misalnya sumber pendapatan dari mana, dan ke mana saja belanja APBN dihabiskan. Tak kalah penting, ia juga mendakwahkan nilai-nilai Kemenkeu, seperti integritas, sinergi, dan pelayanan.

“Selain interaksi langsung, saya juga memanfaatkan media sosial seperti Instagram dan Facebook. Puluhan pertanyaan saya jawab di kolom komentar maupun direct message,” tambah Co-Director of Partnerships and Memberships Australia-Indonesia Youth Association (AIYA) ini.

Melalui akun instagram @fitms89 miliknya, Fitri kerap mengunggah aktivitasnya di luar. Ini sengaja ia lakukan guna mematahkan paradigma negatif tentang Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang selama ini ada.

Salah satunya, unggahan foto ketika Fitri menjadi panelis @america, berbagi pengalaman sebagai mentor fotografi Rangkul Project yang disponsori oleh U.S. Department of State.

Proyek bertema “Kolaborasi Lintas Generasi dan Kultur Melalui Media Digital” tersebut melibatkan pelajar dari SMA Kolese Kanisius dan SMA Al-Izhar Pondok Labu. Selain pujian, pertanyaan pun membanjiri kolom komentar. “Kok, jadi PNS bisa aktif di berbagai organisasi di luar, Kak?” tulis salah satu followers-nya.

“Saya hendak mengubah stereotip bahwa Pegawai Negeri Sipil (PNS) itu pemalas, membosankan, dan birokratif. Di mana pun kita bekerja, kita bisa inovatif dan mengembangkan bakat,” ujar Fitri yang juga penggagas photoblog Orang Jakarta ini.

Si Pendiam

Kelihaian Fitri berkomunikasi di depan umum memang sudah tak bisa diragukan lagi. Namun siapa sangka, Fitri kecil adalah anak yang pendiam dan tak percaya diri.

Hingga akhirnya fragmen itu sirna ketika perempuan kelahiran Lubuklinggau, 22 April 1989 ini, didaftarkan sang Ayah, Ono Rawas Panggarbessy untuk kursus Bahasa Inggris. Padahal, kala itu di lingkungannya, kursus bahasa Inggris tergolong hal yang jarang.

“Saya baru sadar, ayah saya sangat visioner saat itu. Beliau tahu bahasa Inggris itu penting dan akan sangat berguna untuk saya ke depannya,” kenangnya haru.

Masuk ke jenjang pendidikan selanjutnya, Fitri si anak pendiam itu mulai belajar berorganisasi dan mengikuti sejumlah kompetisi. Ia belajar menulis teks pidato bahasa Inggris.

Meskipun awalnya gugup hingga keringat dingin, toh kegigihan mampu mengalahkan semua rasa itu. Ia belajar dari sang bunda, bahwa hidup adalah perjuangan dan pengorbanan. Kesungguhan untuk mengalahkan rasa takut dan minder membuahkan hasil.

Di bangku SMP, Fitri mampu menjuarai lomba pidato Bahasa Inggris tingkat pelajar SMP-SMA se-Kota Lubuklinggau.

“Education is more important than wealth. If we use our education, it will not disappear and it will even getting better and better. But if we use our wealth, it will lose and disappear,” ucap peraih medali perunggu Pencak Silat pada Pekan Olahraga Daerah (Porda) tingkat Sumatera Selatan ini mengingat pidato yang digubahnya kala itu.

Selain pidato, berbagai prestasi lain juga telah ia ukir. Seperti menjuarai Lomba Mata Pelajaran IPA, Lomba Baca Puisi, Lomba Cepat Tepat, Lomba Siswa Teladan, Lomba Pencak Silat, Olimpiade Komputer, Karya Ilmiah, Lomba Basket, Lomba Pelafalan UUD 1945, serta Latihan Kepemimpinan Siswa. Ya, si pendiam itu telah menjelma menjadi remaja multitalenta.

Kecintaannya belajar, mengantarkannya masuk di Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN). Dan kini, Fitri fokus untuk berkarya di Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Breaking News

Breaking News1 minggu lalu

Capital Life Syariah dan AAD Kerjasama Pemasaran Produk Asuransi Syariah

Tax People Share!        157SharesPT Capital Life Syariah dan PT Asuransi Adira Dinamika (AAD) menandatangani Perjanjian Kerjasama Pemasaran Produk Asuransi Syariah, di...

Breaking News3 minggu lalu

Majalah Pajak Print Review

Tax People Share!         Post Views: 2.075

Breaking News3 bulan lalu

Topik Pajak sudah di Rumah-Rumah Kopi

Tax People Share!          Melalui sosialisasi yang intens dan pemahaman kultur masyarakat setempat, kesadaran pajak muncul. Kondisi geografis Provinsi Maluku terdiri...

Breaking News3 bulan lalu

Amankan Penerimaan Pajak di Papua dan Maluku

Tax People Share!        Waktu yang tersisa untuk mencapai target penerimaan pajak 2017 tinggal beberapa bulan. Menyadari itu, Kanwil DJP Papua dan...

Breaking News4 bulan lalu

Memupuk Talenta Warga Sekitar

Tax People Share!        Penulis : Novita Hifni Holcim melakukan kegiatan pemberdayaan yang bersinergi dengan bisnis perusahaan untuk kemajuan bersama. Pengembangan masyarakat...

Breaking News6 bulan lalu

“You Can Run but You Can’t Hide Understanding E-commerce Tax & Bank Secrecy”

Tax People Share!        Pajak E-commerce dan PERPPU no. 1 thn 2017 (tentang keterbukaan rahasia keuangan) merupakan topik yang hangat dan sedang...

Breaking News11 bulan lalu

Tidak Memetik tanpa Menanam

Tax People Share!        Kepercayaan Wajib Pajak sangat bergantung pada “equal treatment” yang mereka dapatkan dari institusi pajak, baik dari sisi pelayanan,...

Breaking News2 tahun lalu

Bea Cukai dan DJP Mesti Bersinergi Menggali Potensi Pajak

Tax People Share!        Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA) mengapresiasi kinerja Drirektorat Jenderal (Ditjen) Bea dan Cukai Kementerian Keuangan RI tahun...

Analysis2 tahun lalu

CITA: Tanpa Konvergensi Visioner, Insentif Pajak menggerus potensi pajak

Tax People Share!        Oleh: Yustinus Prastowo Program Pemerintah hanya akan berhasil jika didukung penerimaan yang cukup. Kita ingat pepatah “Besar pasak...

Breaking News2 tahun lalu

Ini Cara Kerja Listrik Tenaga Air Versi Tri Mumpuni

Tax People Share!        Air dari sungai dibendung kemudian dialirkan melalui parit. Kira-kira 300 hingga 500 meter dari bendungan, sebagian air dialirkan...

Advertisement Pajak-New01

Trending