Connect with us

Patriot Insight

[vc_row gap=”2″ equal_height=”yes” css=”.vc_custom_1476215887843{background-color: #dbdbdb !important;}”][vc_column width=”1/4″ css=”.vc_custom_1476215436977{background-color: #000063 !important;}”][vc_single_image image=”1528″ img_size=”full” add_caption=”yes” alignment=”center” style=”vc_box_rounded” css=”.vc_custom_1476217055844{padding-top: 10px !important;padding-right: 10px !important;padding-bottom: 10px !important;padding-left: 10px !important;}”][/vc_column][vc_column width=”3/4″][vc_tta_accordion style=”modern” color=”blue” spacing=”2″ gap=”2″ c_icon=”chevron” active_section=”1″][vc_tta_section i_position=”right” i_icon_fontawesome=”fa fa-plus-square” title=”TRI MUMPUNI (MP VOL. XVII)” tab_id=”1475463428728-aad142db-2768″ add_icon=”true”][vc_row_inner][vc_column_inner][vc_column_text]Tri Mumpuni Wiyatno (lahir di Semarang, Jawa Tengah, 6 Agustus 1964; umur 52 tahun) adalah seorang pemberdaya masyarakat melalui pembangunan pembangkit listrik tenaga mikro hifro di lebih dari 60 lokasi terpencil di Indonesia. Ia mendapat penghargaan Ashden Awards 2012.[/vc_column_text][/vc_column_inner][/vc_row_inner][/vc_tta_section][vc_tta_section title=”Kiprah” tab_id=”1475467023662-130f2a78-b236″][vc_column_text]Tri Mumpuni memandang energi sebagai pembuka pintu peradaban dan tulang punggung pembangunan ekonomi. Oleh karena itu Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro sedapat mungkin bisa dikelola oleh masyarakat secara mandiri.

Melalui pendekatan ini, ia dan suaminya, Iskandar Budisaroso Kuntoadji menididik masyarakat untuk mampu mengenali dan mengelola kebutuhannya sendiri serta memahami, bahwa energi itu tidak murah dan harus dikelola secara bijaksana untuk menghasilkan nilai tambah yang lebih tinggi.[/vc_column_text][/vc_tta_section][vc_tta_section title=”Hambatan” tab_id=”1475470402794-33c9c0b9-a31f”][vc_column_text]Sementara ini sulit mendapatkan dukungan dari pemerintah karena pola penganggaran di Indonesia masih sangat kaku (berbasis project fisik). Di lain pihak, budaya masyarakat Indonesia masih sangat beragam dan banyak sekali yang memerlukan pendampingan berbasis assessment. Pola pembangunan tersebut tidak terdukung dengan model penganggaran saat ini.[/vc_column_text][/vc_tta_section][vc_tta_section title=”Strategi” tab_id=”1475470553572-6f325e90-4d90″][vc_column_text]Untuk jangka pendek dalam merealisasikan mimpinya masih menggunakan dana dari negara donor, sementara pendekatan kepada pemerintah terus dilakukan agar pemerintah memiliki pola penganggaran yang mendukung pembangunan manusia Indonesia secara nonfisik (brain invesment).[/vc_column_text][/vc_tta_section][/vc_tta_accordion][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column width=”1/4″ css=”.vc_custom_1476216533435{background-color: #000063 !important;}”][vc_single_image image=”1533″ img_size=”full” add_caption=”yes” alignment=”center” style=”vc_box_rounded” css=”.vc_custom_1476217216487{padding-top: 10px !important;padding-right: 10px !important;padding-bottom: 10px !important;padding-left: 10px !important;background-color: #000063 !important;}”][vc_column_text]

[/vc_column_text][/vc_column][vc_column width=”3/4″][vc_tta_accordion style=”modern” color=”peacoc” spacing=”2″ gap=”2″ active_section=”1″][vc_tta_section title=”Dedi Mulyadi (MP Vol. XXVI)” tab_id=”1475463428728-aad142db-2768″][vc_row_inner][vc_column_inner][vc_column_text]Dedi Mulyadi, SH lahir di Sukadaya, Desa Sukasari, Kabupaten Subang, Provinsi Jawa Barat pada tanggal 12 April 1971. Menjadi Bupati Purwakarta Sejak tahun 2008 dan menjadi petahana.[/vc_column_text][/vc_column_inner][/vc_row_inner][/vc_tta_section][vc_tta_section title=”Kiprah” tab_id=”1475467023662-130f2a78-b236″][vc_column_text]Membangun Purwakarta berbasis kearifan lokal. Mimpinya Purwakarta menjadi kabupaten yang maju dan mandiri melalui penerapan konsep ekonomi kerakyatan.

Strategi pembangunan dilakukan dengan menjadikan desa sebagai basis kekuatan ekonomi melalui peningkatan kualitas infrastruktur, pendidikan, kesehatan dan kemampuan sumber daya manusia. Konsep berpikir masyarakat desa yang semula berorientasi pekerja dialihkan menjadi konsep berpikir pengusaha.[/vc_column_text][/vc_tta_section][vc_tta_section title=”Hambatan” tab_id=”1475470402794-33c9c0b9-a31f”][vc_column_text]Banyak kearifan lokal yang dianggap berbenturan dengan nilai agama masyarakat setempat sehingga banyak program Dedi Mulyadi yang ditentang masyarakat.[/vc_column_text][/vc_tta_section][vc_tta_section title=”Strategi” tab_id=”1475470553572-6f325e90-4d90″][vc_column_text]Dedi Mulyadi melakukan pendekatan langsung dengan pola gaya hidupnya yang merangkul dan merakyat. Ia berusaha membongkar sekat-sekat hierarki birokrasi yang seringkalli bertele-tele. Ia membuat ruang-ruang dialog langsung kepada rakyatnya baik melalui forum-forum-formal maupun nonformal, agar memperoleh dukungan luas pada saat membuat kebijakan.[/vc_column_text][/vc_tta_section][/vc_tta_accordion][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column width=”1/4″ css=”.vc_custom_1476216907806{background-color: #000063 !important;}”][vc_single_image image=”1538″ img_size=”full” add_caption=”yes” alignment=”center” css=”.vc_custom_1476216889466{padding-top: 10px !important;padding-right: 10px !important;padding-bottom: 10px !important;padding-left: 10px !important;background-color: #000063 !important;}”][vc_column_text]

[/vc_column_text][/vc_column][vc_column width=”3/4″][vc_tta_accordion style=”modern” color=”vista-blue” spacing=”2″ gap=”2″ active_section=”1″ css=”.vc_custom_1476216821480{background-color: #d6d6d6 !important;}”][vc_tta_section i_position=”right” i_type=”typicons” i_icon_typicons=”typcn typcn-arrow-maximise-outline” title=”Hasto Wardoyo (MP Vol. XXIV)” tab_id=”1475463428728-aad142db-2768″ add_icon=”true”][vc_row_inner][vc_column_inner][vc_column_text]dr. Hasto wardoyo SP. OG.(K) adalah Bupati Kulon Progo  yang menjabat pada periode 2011-2016. Sebelum menjadi Bupati, Hasto Wardoyo dikenal sebagai dokter dan pengusaha bidang jasa kesehatan.[/vc_column_text][/vc_column_inner][/vc_row_inner][/vc_tta_section][vc_tta_section title=”Kiprah” tab_id=”1475467023662-130f2a78-b236″][vc_column_text]Program utama Hasto Wardoyo adalah mengentaskan kemiskinan melalui  berbagai program inovatif pro-rakyat yaitu “Bela dan Beli Kulon Progo”, Bedah Rumah dan  program rawat inap warga miskin tanpa kelas.[/vc_column_text][/vc_tta_section][vc_tta_section title=”Hambatan” tab_id=”1475470402794-33c9c0b9-a31f”][vc_column_text]Topografi kulon progo adalah pegunungan dan daerah kering, dengan sumber PAD yang termasuk masih rendah. Gempuran produk asing yang banyak membanjiri masyarakat menjadi tantangan besar untuk menyukseskan program Bela Beli Kulon Progo.[/vc_column_text][/vc_tta_section][vc_tta_section title=”Strategi” tab_id=”1475470553572-6f325e90-4d90″][vc_column_text]Membangun dengan melibatkan semua unsur masyarakat sesuai dengan kemampuan masing-masing. Perusahaan swasta, BUMN dan BUMD didaulat menjadi orangtua asuh dari desa-desa di Kulon Progo. Membudayakan kembali semangat gotong royong. Mengajak masyarakat membangun perekonomian dengan mengutamakan produk sendiri agar ekonomi setempat lebih kuat.

Program Bedah Rumah dilaksanakan dengan cara mengajak masyarakat setempat yang lebih mampu untuk bergotong royong membangun rumah masyarakat kurang mampu.

Program rawat inap bebas kelas pelaksanaannya adalah dengan memberi kesempatan kepada pasien tidak mampu untuk rawat inap di rumah sakit tanpa melihat kelas dan tarif. Melalui prorgam ini, PAD pemerintah justru meningkat dari yang sebelumnya Rp 40 miliar menjadi Rp 70 miliar.[/vc_column_text][/vc_tta_section][/vc_tta_accordion][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column width=”1/6″][/vc_column][vc_column width=”1/6″][/vc_column][vc_column width=”1/6″][/vc_column][vc_column width=”1/6″][vc_icon icon_fontawesome=”fa fa-forward” color=”grey” background_style=”rounded-less” background_color=”blue” size=”sm” link=”url:http%3A%2F%2Fwww.majalahpajak.net%2Fpatriot-insight-ii%2F|title:Halaman%20selanjutnya|”][/vc_column][vc_column width=”1/6″][/vc_column][vc_column width=”1/6″][/vc_column][/vc_row]

Breaking News

Breaking News2 bulan ago

Prasyarat Menuju Industry 4.0

Revolusi Industri 4.0 menjadi peluang menyerap banyak tenaga kerja profesional. Namun, perlu upaya “link and match” antara industri dengan lembaga...

Breaking News2 bulan ago

Menjaga Momentum Reformasi Perpajakan

Penulis: Aditya Wibisono   Reformasi perpajakan di Indonesia saat ini sudah memasuki tahun kedua dengan target penyelesaian yang dipercepat, yang...

Breaking News2 bulan ago

Tiga Pilar Sukses Pajak

Di usia yang ke-53 tahun, Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) telah menjadi asosiasi berkelas dunia dengan jumlah anggota yang memiliki...

Breaking News3 bulan ago

Andai Lapor Pajak Bisa Lebih Sederhana

 Meski pemerintah telah berupaya keras melakukan simplifikasi aturan dan tata cara memenuhi kewajiban perpajakan bagi Wajib Pajak, ternyata sistem perpajakan...

Breaking News3 bulan ago

‘Sajak’ untuk Generasi Millennial

Penulis: Nilasari   Bonus demografi yang dipenuhi oleh generasi millennial harus dioptimalkan untuk mendukung budaya sadar pajak yang diharapkan dapat...

Breaking News4 bulan ago

Mengisi Ruang Penyempurnaan

DJP terus mengembangkan program-program untuk memaksimalkan kinerja dan kualitas pelayanan, mulai dari simplifikasi aturan, penurunan tarif pajak hingga penguatan teknologi...

Breaking News5 bulan ago

Forum Ekonomi Dunia Nobatkan OnlinePajak Sebagai Pionir Teknologi 2018

OnlinePajak, aplikasi perpajakan pertama di Indonesia yang mengadaptasi teknologi blockchain, semakin menancapkan eksistensinya di dunia fintek setelah dinobatkan sebagai Pionir...

Breaking News9 bulan ago

Panglima TNI: Patuh Pajak Wujud Cinta Tanah Air

Panglima Tentara Nasional Indonesia, Marsekal Hadi Tjahjanto, menegaskan, kepatuhan melaksanakan hak dan kewajiban perpajakan merupakan wujud cinta tanah air bagi...

Breaking News10 bulan ago

Capital Life Syariah dan AAD Kerjasama Pemasaran Produk Asuransi Syariah

PT Capital Life Syariah dan PT Asuransi Adira Dinamika (AAD) menandatangani Perjanjian Kerjasama Pemasaran Produk Asuransi Syariah, di Kantor Pusat...

Breaking News11 bulan ago

Majalah Pajak Print Review