Connect with us

Breaking News

Mesti Ada Humor di Tengah Situasi Horor

W Hanjarwadi

Diterbitkan

pada

Poster diskusi daring Melawan Horor dengan Humor (3/4/2020)/Foto: Dok. IHIK3

Ketika humor membuat orang tertawa, hormon endorfin akan muncul menghancurkan emosi negatif, meringankan stres, sekaligus meningkatkan sel imun dan antibodi tubuh.

Kondisi sosial ekonomi masyarakat saat ini memang sedang sangat tidak biasa, gara-gara pandemi covid-19. Data dari John Hopkins University, sebuah universitas di Amerika Serikat (2/4/2020), virus corona jenis baru ini sudah menjangkit lebih dari satu juta orang di pelbagai negara—lebih dari 50 ribu orang di antaranya meninggal dunia.

Chief Executive Officer Institut Humor Indonesia Kini ( IHIK3) Novrita Widiyastuti menagatakan, di tengah situasi horor karena pandemi corona seperti ini, humor tetap harus hadir. Merangkum dari pelbagai penelitian, secara ilmiah, humor bagaikan “balsam” yang bisa melemaskan otot tegang dalam tubuh kita.

“Ketika humor itu dapat membuat kita tertawa, kita akan melepaskan endorphins yang menghancurkan emosi negatif, meringankan stres, sekaligus meningkatkan sel imun dan antibodi untuk mengalahkan infeksi dan bertahan dari penyakit,” kata Novrita awal April lalu.

Sebagai informasi, IHIK3 adalah pusat kegiatan humor di Indonesia yang mengelola humor secara serius dan profesional berbasis pengalaman, ilmu pengetahuan, dan riset dengan pendekatan multidisiplin ilmu juga multiprofesi.

Novrita mengisahkan, Sarno (56 tahun), seorang penyintas covid-10 asal Kabupaten Magetan, Jawa Timur, adalah bukti nyata yang ada di dekat kita. Walau divonis positif corona bersama sejumlah anggota keluarganya, ia tak khawatir berlebihan. Selama menjalani perawatan, Sarno mengondisikan mentalnya tetap stabil atau tidak sampai stres, dengan cara seperti berbagi lelucon dengan anggota keluarganya di WhatsApp dan menonton video lucu. Kisah ini bisa dibaca di Kompas.com.

Dari fakta itu, Novrita mengatakan, posisi IHIK3 pada situasi ini sangat jelas. Di samping berupaya untuk terus menjaga higienitas, konsumsi makanan dan minuman bergizi, serta istirahat yang cukup, humor harus tetap hadir di dalam kehidupan masyarakat.

“Gunakanlah humor sebagai strategi mekanisme koping dari horor. Humor juga sebaiknya tetap digunakan agar sistem imunitas kita terjaga bahkan meningkat. Sehingga, hal yang seharusnya menular saat ini adalah ‘tertawa!’” ujar Novrita.

Untuk terus menularkan “virus humor” di tengah keharusan untuk bekerja, belajar, dan beribadah dari rumah, IHIK3 menyelenggarakan serial diskusi daring terkait humor secara gratis. Menggunakan aplikasi Zoom, webinar (web seminar) ini dibuka untuk peserta dengan maksimal 100 orang saja.

Agenda webinar ini dilakukan seminggu sekali setiap Jumat, dengan tambahan hari lain untuk sesi spesial. Dalam rangkaian seri webinar ini, IHIK3 akan berkolaborasi dengan beragam tokoh yang merupakan pemikir maupun praktisi humor.

Chief Creative Officer IHIK3 Yasser Fikry menurutkan, dalam diskusi daring edisi pertama yang diadakan pada Jumat 3 April 2020 pukul 14.00-16.00 WIB, IHIK3 mengambil tema “Melawan Horor dengan Humor” dengan tujuan untuk mengajak masyarakat tetap harus berhumor di situasi sulit ini, mulai dari orang yang sehat, ODP, PDP, tenaga medis, hingga orang yang sudah positif Covid-19. Tercatat 94 orang yang mendaftarkan diri dari pelbagai kalangan, mulai dari mahasiswa, dosen, karyawan, guru, pekerja seni dan kreatif, hingga psikolog.

“Bapak ibu sekalian, jangan pernah memandang humor sebagai benda kelas delapan. Yang jadi penting kalau kita mau gampang bahagia adalah coba deh dari sekarang belajar mengapresiasi humor,” pesan Yasser Fikry.

Diskusi ini tidak hanya diisi dengan paparan materi, tetapi juga diselingi dengan gimmick humor yang IHIK3 sengaja siapkan maupun pengalaman dan keresahan yang dirasakan peserta diskusi seputar humor terutama di masa pandemi ini. Alhasil, acara berlangsung seru dan cair. IHIK3 juga membagikan secara cuma-cuma buku kajian humor kepada peserta terpilih.

“Ini kegiatan yang sangat baik, saya senang mendapat pengalaman ini, ” kata salah seorang peserta, Saut, menyatakan kesannya mengikuti acara ini.

Indrayadi, peserta lainnya, juga memiliki kesan yang sama. Menurutnya, acara ini sangat bagus, banyak ilmu yang didapat agar bebas stres.

Breaking News

Ini 5 Poin Usulan Indonesia untuk Kerja Sama Perkuatan Pariwisata di ASEAN

W Hanjarwadi

Diterbitkan

pada

Penulis:

Pembukaan kegiatan The 52nd ASEAN National Tourism Organisations (NTOs) and Related Meetings yang digelar secara virtual pada Selasa (15/9/2020).

Jakarta, Majalah Pajak – Indonesia melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) mengusulkan lima komitmen kerja sama tingkat regional dalam penanggulangan COVID-19 pada sektor pariwisata melalui ajang The 52nd ASEAN NTOs Meeting and Related Meetings yang dilaksanakan pada 15, 21, dan 28 September 2020.

Direktur Hubungan Antarlembaga Kemenparekraf/Baparekraf, K. Candra Negara mewakili Sekretaris Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Sekretaris Utama Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Ni Wayan Giri Adnyani menjelaskan, rangkaian pertemuan ini menunjukkan komitmen negara-negara anggota ASEAN untuk terus mempererat kerja sama kawasan, khususnya dalam penanggulangan dampak COVID-19 di wilayah ASEAN.

“Ada lima poin yang kami usulkan dalam penanggulangan dampak COVID-19. Yang pertama, adalah Indonesia mengusulkan penghapusan ASEAN Single Aviation Market (ASAM) atau pasar tunggal penerbangan,” ujarnya dalam pembukaan kegiatan The 52nd ASEAN National Tourism Organisations (NTOs) and Related Meetings yang digelar secara virtual pada Selasa (15/9/2020).

Candra Negara menjelaskan, ASAM merupakan open sky agreement yang bertujuan untuk meningkatkan konektivitas domestik dan kawasan ASEAN melalui integrasi jaringan produksi dan liberalisasi pelayanan. Nantinya, maskapai dari negara anggota ASEAN dapat terbang secara bebas di dalam wilayah ASEAN.

Dalam perhelatan yang juga dihadiri oleh kepala NTOs dari negara anggota ASEAN, serta negara rekanan ASEAN yang tergabung dalam ASEAN +3 and ASEAN +1, Candra menjelaskan poin kedua yang diusulkan berkaitan mengenai Kamboja meminta agar keketuaan mereka dapat diperpanjang hingga tahun 2022.

Hal ini akan mempengaruhi posisi Indonesia dalam keketuaan ASEAN di 2022. Oleh karena itu, Indonesia akan menyampaikan beberapa jalan tengah kepada pihak Kamboja agar keketuaan ASEAN 2022 tetap menjadi milik Indonesia.

“Ketiga, Indonesia mengusulkan agar Progress of Draft Protocol to Amend the MRA-TP (Mutual Recognition Agreement on Tourism Professional) atau pengaturan antara negara-negara ASEAN yang dirancang untuk memfasilitasi pergerakan bebas dan pekerja yang berkualitas dan bersertifikat antara negara anggota ASEAN segera dijalankan. Di pertemuan NTOs sebelumnya, beberapa negara anggota,” ujarnya.

Keempat, lanjut Candra, terkait tentang pembahasan HCA (Host Country Agreement) pada Regional Secretariat for the Implementation of MRA-TP. HCA ini merupakan komponen penting untuk menetapkan dasar hukum dan standar pendapatan bagi berdirinya Sekretariat Regional.

Kelima, Indonesia mendukung adanya inisiatif Development of ASEAN Framework to Facilitate the Tourist Travel Bubble Schemes. Oleh karena itu, Indonesia terus berupaya untuk menekan laju pertumbuhan COVID-19 sehingga dapat memunculkan rasa percaya dari negara lain ketika membahas kemungkinan kerja sama travel bubble di masa depan.

Dalam pertemuan itu, terdapat beberapa hal yang menjadi agenda pembahasan pada rangkaian pertemuan ini, di antaranya Mid-Term Review ASEAN Tourism Strategic Plan (ATSP) 2016-2025, ASEAN Tourism Marketing Strategy (ATMS) 2017-2020, ASEAN Tourism Professional Monitoring Committee (ATPMC). Sebagai tuan rumah, Indonesia memiliki beberapa isu strategis yang menjadi fokus pembahasan pada pertemuan kali ini.

Lanjut baca

Breaking News

Potong Rambut Gimbal, Rangkaian Dieng Culture Festival Ini Dihelat Secara Virtual

W Hanjarwadi

Diterbitkan

pada

Penulis:

Acara Dieng Culture Festival (DCF) pada 16-17 September 2020

Dieng, Majalahpajak.net – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mengajak masyarakat untuk menyaksikan wisata virtual dalam ajang Dieng Culture Festival (DCF). Acara yang digelar pada 16-17 September 2020 ini dapat disaksikan melalui berbagai platform media sosial, antara lain YouTube, Facebook, Instagram, dan Mice.id.

Dieng Culture Festival merupakan acara tahunan khas Dataran Tinggi Dieng, Jawa Tengah yang menampilkan berbagai kesenian dan budaya dengan inti acara pemotongan rambut gimbal anak-anak Dieng. Keunikan ritual ini ialah pemotongan rambut dilaksanakan atas permintaan anak dan harus memenuhi permintaan anak yang akan diruwat.

Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan (Events) Kemenparekraf/Baparekraf, Rizki Handayani, Rabu (16/9/2020) menjelaskan bahwa Dieng Culture Festival merupakan salah satu event wisata unggulan di Jawa Tengah dan masuk dalam daftar Top 100 National Calendar of Events 2020 Kemenparekraf RI.

Acara Dieng Culture Festival (DCF) pada 16-17 September 2020

Event ini selalu dinanti oleh wisatawan. Kemenparekraf pun terus mendukung kegiatan tersebut yang tahun ini dilaksanakan secara virtual. Dan kami berharap event virtual ini tetap memiliki daya tarik meski harus disaksikan lewat media sosial,” ujar Rizki.

Ketua Panitia Dieng Culture Festival, Alif Fauzi mengatakan, konsep penyelenggaraan acara Dieng Culture Festival tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Yakni menyesuaikan standar operasional prosedur penanganan COVID-19, dengan menyelenggarakannya secara virtual.

“Tahun ini kami hanya mengundang 50 peserta untuk datang menyaksikan acara secara langsung. Acara tahun ini memang berbeda. Kita harus prihatin dengan situasi COVID-19 yang juga belum tuntas, jadi acara Dieng Culture Festival yang ke-11 ini digelar secara virtual hybrid, target kami adalah masyarakat bisa menyaksikan DCF ini dengan rasa aman,” ujar Alif.

Lebih lanjut, Alif menjelaskan selain secara virtual, ada beberapa acara yang dihapuskan seperti kirab budaya, penerbangan lampion, kongkow budaya, dan kegiatan yang menimbulkan kerumunan massa. Hal ini bertujuan untuk menghindari adanya penyebaran COVID-19.

“Ada beberapa memang yang tidak kami gelar, contohnya hal-hal yang mengundang orang untuk berkerumun itu kami tiadakan, seperti penerbangan lampion, kirab budaya, kongkow budaya. Dan malam acara jazz di atas awan juga disaksikan secara virtual. Ritual pemotongan rambut gimbalnya juga dilaksanakan secara virtual. Hanya mengundang 50 peserta VIP yang bisa nonton langsung ritual,” ujar Alif.

Rangkaian kegiatan Dieng Culture Festival telah dibuka Rabu (16/9), dengan beberapa agenda, seperti sambutan dari Bupati Banjarnegara, penampilan kesenian tradisi, webinar, hingga pertunjukan musik jazz di atas awan.

Lanjut baca

Breaking News

Pegadaian Perpanjang Program Gadai Tanpa Bunga Hingga Akhir Desember 2020

W Hanjarwadi

Diterbitkan

pada

Penulis:

Kepala Departemen Komunikasi Perusahaan PT Pegadaian (Persero) Basuki Tri Andayani menjawab pertanyaan media di Jakarta, Selasa (15/9/20).

Jakarta, Majalah Pajak – PT Pegadaian (Persero) memperpanjang program Gadai Peduli untuk masyarakat hingga 31 Desember 2020 mendatang. Program Gadai Peduli adalah fasilitas gadai tanpa bunga atau bunga 0 persen untuk pinjaman sampai dengan nominal Rp 1 juta yang diberikan oleh PT Pegadaian (Persero).

Kepala Departemen Komunikasi Perusahaan PT Pegadaian (Persero) Basuki Tri Andayani mengatakan, program bunga 0 persen merupakan bukti kepedulian perusahaan terhadap masyarakat selama pandemi Covid-19. Program ini sudah berlangsung sejak Mei 2020 lalu.

“Sampai akhir Agustus 2020 tercatat program ini sudah dimanfaatkan oleh lebih dari 2 juta nasabah dengan total pinjaman Rp 1,39 triliun dengan rata-rata pinjaman Rp 690 ribu. Hal ini tentu membantu masyarakat dalam memperoleh solusi keuangan di tengah pandemi yang berdampak pada kondisi perekonomian,” jelas Basuki melalui keterangan tertulis, Selasa (15/9/20).

Masyarakat dapat mengajukan program tersebut dengan menggadaikan barang dengan melampirkan fotokopi KTP dan mengisi formulir yang sudah disediakan di outlet-outlet Pegadaian. Agar program ini bermanfaat bagi lebih banyak orang, setiap keluarga hanya boleh mengakses satu transaksi.

“Kondisi pandemi Covid-19 belum menunjukkan tanda-tanda berakhir. Karena itu Pegadaian memperpanjang program ini agar masyarakat dapat merasakan kehadiran perusahaan sebagai solusi keuangan yang tepat dalam memberikan solusi,” demikian kata Basuki.

Untuk memutus mata rantai penularan Covid-19, Pegadaian dalam memberikan pelayanan juga menerapkan protokol pencegahan seperti mensyaratkan nasabah untuk dilakukan pengukuran suhu badan, mencuci tangan, memakai masker dan mengatur jarak dalam bertransaksi.

Lanjut baca

Breaking News

Breaking News20 jam lalu

Ini 5 Poin Usulan Indonesia untuk Kerja Sama Perkuatan Pariwisata di ASEAN

Jakarta, Majalah Pajak – Indonesia melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) mengusulkan lima komitmen kerja...

Breaking News2 hari lalu

Potong Rambut Gimbal, Rangkaian Dieng Culture Festival Ini Dihelat Secara Virtual

Dieng, Majalahpajak.net – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mengajak masyarakat untuk menyaksikan wisata virtual dalam ajang...

Breaking News3 hari lalu

Pegadaian Perpanjang Program Gadai Tanpa Bunga Hingga Akhir Desember 2020

Jakarta, Majalah Pajak – PT Pegadaian (Persero) memperpanjang program Gadai Peduli untuk masyarakat hingga 31 Desember 2020 mendatang. Program Gadai...

Breaking News3 hari lalu

Merajut Komunikasi, Mendorong Sinergi

Komite Penanganan Covid-19 dan PEN diharapkan mampu mempercepat dan mengoptimalkan serapan anggaran stimulus pemerintah.   Pada 20 Juli lalu, Presiden...

Breaking News3 hari lalu

DPR Setujui RUU Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBN 2019 jadi Undang-Undang

Jakarta, Majalah Pajak – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menyetujui pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pertanggungjawaban atas Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan...

Breaking News4 hari lalu

Meningkatkan Kreativitas Menyampaikan Pesan untuk Wajib Pajak

Jakarta, Majalah Pajak – Pandemi Covid-19 membuat pekerjaan yang sebelumnya dikerjakan di kantor, kini banyak dilakukan di rumah dengan memanfaatkan...

Breaking News4 hari lalu

Strategi Pulihkan Ekonomi Pascapandemi

Jakarta, Majalahpajak.net- Tahun 2020 merupakan tahun yang menantang bagi Indonesia. Sempat ditargetkan mencapai angka di atas lima persen hingga awal...

Breaking News5 hari lalu

Peluang Investasi di Tengah Upaya Pemulihan Ekonomi

Pandemi Covid-19 telah menyebabkan banyak perubahan besar di segala aspek kehidupan, terutama dalam hal dampak ekonomi yang ditimbulkannya. Banyak negara...

Breaking News5 hari lalu

Membangkitkan Sektor Perumahan yang Lesu

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF mengucurkan pembiayaan untuk Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Syariah atau KPR iB sebesar Rp...

Breaking News1 minggu lalu

Memanfaatkan Data dan Informasi untuk Membangun Desa

Sebagai unit terkecil pemerintahan, desa adalah sebuah mula dari peradaban. Tempat bertumbuhnya ragam budaya dan kearifan lokal Indonesia. Di sisi...

Populer