Connect with us

Techno

Kamera untuk Kini dan Nanti

Heru Yulianto

Diterbitkan

pada

Foto: Blackmagic

Mengusung resolusi yang lebih tinggi ketimbang Ursa Mini Pro yang telah ada, Blackmagic meluncurkan kamera video terbarunya, Ursa Mini Pro 12K. Kamera ini memiliki sensor Super 35 12.288 x 6480 yang mampu menangkap rekaman 12K pada 60 frame per detik, 8K pada 110 fps dan memotong 4K Super 16 pada 220 fps. Kemampuannya merekam video dengan resolusi yang sangat tinggi ini memadai buat bikin konten video beresolusi 4K atau 8K dengan kualitas terbaik dari segi warna, komposisi, framing, maupun stabilisasi.

Baca Juga: Diagnosis COVID-19 Cepat lewat Cloud dan AI

Kamera ini dibekali filter ND bawaan dan port ekspansi USB-C 3.1 Gen 2 untuk transfer data yang lebih cepat ke SSD eksternal. Dan meski video yang dihasilkannya berkualitas 12K, kamera ini tak dirancang untuk proyek yang benar-benar akan dilihat dalam 12K. Sebaliknya, Blackmagic mengatakan piksel tambahan dapat membantu menghasilkan gambar yang lebih bersih dalam 8K atau 4K.

Tak hanya itu, kamera ini memungkinkan pengguna untuk memotong video pascaproduksi tanpa kehilangan resolusi. Semua hasil rekaman video bisa tersimpan di slot kartu memori CFast ganda dan tersedia lagi dua slot kartu memori SD UHS-II. Perangkat kamera Blackmagic juga menggunakan PL mount untuk kompatibilitas dengan berbagai lensa sinema high-end, tetapi dapat ditukar dengan Canon EF dan Nikon F Mounts.

Rekaman video 12K dapat diedit dengan perangkat lunak DaVinci Resolve milik Blackmagic. Kompresi bawaan kamera ini dapat menyimpan versi 4K, 6K, 8K sekaligus untuk keperluan ekspor video secara instan. Tak heran bila kamera Ursa Mini Pro 12K ini direkomendasikan buat penggiat film dan TV. Produk yang dibanderol 9.995 dollar AS atau sekitar Rp 147 juta per unit ini tersedia di seluruh dunia sejak akhir Juli tahun ini.

Baca Juga: Tiga Solusi Bisnis dari Microsoft

Tulis Komentar

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Advertorial

Taat Membawa Berkat

Seniman dan dunia hiburan, menurut Mongol Stres, menjadi pihak yang paling terdampak oleh pandemi Covid-19 yang tengah berlangsung ini. “Karena suah enggak ada lagi yang ngumpulin massa dan bikin acara 100–1.000 orang,” ungkap komedian bernama asli Ron…

Heru Yulianto

Diterbitkan

pada

Penulis:

Seniman dan dunia hiburan, menurut Mongol Stres, menjadi pihak yang paling terdampak oleh pandemi Covid-19 yang tengah berlangsung ini. “Karena suah enggak ada lagi yang ngumpulin massa dan bikin acara 100–1.000 orang,” ungkap komedian bernama asli Rony Imanuel ini di acara Spectaxcular 2021 bertema “Pajak untuk Vaksin”, Senin (22/03). Mongol ikut mengingatkan pentingnya disiplin diri […]

The post Taat Membawa Berkat appeared first on Majalah Pajak.

Lanjut baca

Techno

Merentang Luas Reproduksi Warna

Heru Yulianto

Diterbitkan

pada

Penulis:

Canon melalui PT Datascrip, authorized distributor-nya di Indonesia, menghadirkan Canon imagePROGRAF PRO-300, printer yang menyasar kalangan fotografer profesional, pelaku usaha percetakan, serta para penggemar fotografi.

Canon membekali printer ini dengan sistem tinta 10 warna untuk memberinya akurasi tinggi dan gradasi warna yang baik. Ini didukung pula dengan model tinta pigmen baru, yaitu LUCIA PRO 10-ink yang memperluas rentang reproduksi warna terutama pada saat mencetak di media kertas foto glossy dan matte.

Tinta hitam matte pada printer ini secara khusus meningkatkan kepadatan warna hitam pada saat mencetak di kertas non-glossy, sekaligus memberikan hasil cetak dengan rentang monokromatik yang luas sehingga hasil cetak kian tajam.

Canon PRO-300 ini membutuhkan waktu kurang dari 65 detik untuk mencetak gambar dan foto berukuran A3+. Selain itu, juga dapat untuk memenuhi kebutuhan pencetakan opsional hingga ukuran 330 x 990,6 mm. Kendati begitu, ukuran printer ini 15 persen lebih ringkas dibanding generasi sebelumnya, PIXMA PRO-10.

Untuk mencegah kesalahan dan menghindari kerusakan kertas saat mencetak, printer ini juga dibekali dengan Skew Correction Mechanism dan teknologi Paper Guide Retreat Mechanism.

Dengan tampilan antarmuka yang mudah di LCD warna 3 inci, pengguna juga bisa memantau level tinta yang tersisa hingga melakukan pengaturan pemeliharaan printer.

Lanjut baca

Techno

Layar Berhibur dan Bekerja

Heru Yulianto

Diterbitkan

pada

Penulis:

Samsung Electronics Indonesia meluncurkan TV premium yaitu Samsung Neo QLED 8K yang digadang akan memberikan sensasi pengalaman menonton tak tertandingi melalui peningkatan signifikan pada kualitas gambar, desain, dan suara.

Neo QLED 8K TV dibekali teknologi Quantum Matrix Technology Pro, yang membuat ukuran LED-nya 40 kali lebih kecil dari LED konvensional. Artinya, TV ini menghadirkan level kontras yang tinggi dan warna hitam yang lebih pekat sehingga tayangan TV menjadi lebih tajam dan hidup.

Samsung Neo QLED 8K TV juga menggunakan teknologi deep-learning dan AI Upscaling untuk meningkatkan kualitas konten apa pun menjadi berkualitas 8K. Selain itu, ia sudah didukung teknologi Object Tracking Pro sehingga suara yang keluar dari televisi dapat bergerak mengikuti objek dalam layar.

Dalam hal aksesibilitas, TV ini dapat digunakan sebagai monitor komputer lewat fitur PC on TV. Samsung juga melengkapinya dengan aplikasi panggilan video Google Duo cukup dengan menghubungkannya dengan webcam melalui USB atau mirroring lewat ponsel pintar. Fitur panggilan video ini ditunjang dengan fitur multiview, yang memungkinkan penggunanya menyimak konten di TV sambil meeting.

Selain itu, Samsung Neo QLED 8K juga cocok untuk para gamer karena memiliki input latensi rendah, hanya 5,8 milidetik pada 4K 120Hz berkat fitur FreeSync Premium Pro dan Auto Low Latency Mode, sehingga gim berlangsung lebih mulus.

 

Lanjut baca
/

Populer