Connect with us

Resto

Iftar di Rumah, Hidangan dari Restoran

Ruruh Handayani

Diterbitkan

pada

Ragam menu masakan untuk menemani saat iftar/Foto: Istimewa

Berkat program layanan antar selama Ramadan, Anda bisa tetap berbuka puasa di rumah dengan hidangan restoran kenamaan.

 Saat bulan suci Ramadan tiba, salah satu momentum yang dinantikan umat Muslim adalah saat-saat berkumpul untuk buka puasa bersama di restoran atau tempat makan lainnya. Baik dengan rekan kerja, teman, maupun sanak keluarga. Namun, Ramadan tahun ini terasa berbeda.

Sejak virus korona mewabah di Indonesia Maret lalu, semua orang dianjurkan pemerintah untuk beribadah dan berkegiatan di rumah. Namun, mari petik saja hikmahnya, Anda jadi bisa beribadah dan berbuka puasa dengan lebih khusyuk lagi akrab bersama keluarga inti setiap hari.

Meski berbuka puasa di rumah saja, bukan berarti Anda tak bisa menikmati sajian-sajian dari restoran favorit, lho. Untuk Anda yang bermukim di Jakarta dan sekitarnya, beberapa hotel berbintang mengadakan program layanan antar paket hidangan berbuka puasa. Saat makanan tiba, Anda juga bisa berkreasi bersama keluarga, menyuguhkan dan menatanya dengan apik ragam makanan buatan tim dapur restoran di meja makan Anda.

Nah, berikut adalah beberapa restoran penyedia layanan antar hidangan berbuka yang dihimpun oleh tim “Resto” Majalah Pajak.

  1. Sailendra Restaurant

Restoran di Hotel JW Marriott Jakarta, ini telah sejak lama memiliki program Ramadan menarik tiap tahunnya. Namun, untuk mendukung pemerintah atas pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Sailendra Restaurant menyiapkan program Iftar to You, yang tak kalah spesial dari tahun-tahun lalu.

Cluster Director of Marketing JW Marriott Jakarta Adeza Hamzah saat dihubungi Majalah Pajak awal Mei lalu mengatakan, dengan situasi sekarang ini, manajemen mencoba berinovasi dengan menyediakan layanan pesan antar bagi para pelanggan, agar tetap dapat menikmati hidangan spesial Ramadan ala JW Marriott Jakarta di rumah masing-masing.

Paket Iftar to You menyediakan lima pilihan menu bertema Nusantara, yakni Mandalika Rijsttafel, Arsik & Cipera khas Toba, Nasi Kebuli Komplit, Nasi Gudeg Komplit, dan Peduli Set Menu. Masing-masing set menu ini terdiri dari takjil, hidangan pembuka, lauk utama, nasi, sup, sayuran, berbagai sambal pilihan, kerupuk, hingga kudapan manis.

Beberapa hotel berbintang mengadakan program layanan antar paket iftar. Saat pesanan tiba, Anda tinggal berkreasi bersama keluarga, menatanya dengan apik di meja makan

Executive Sous Chef Heri Purnama menambahkan, salah satu masakan andalannya bernama Gecok Babat juga bisa Anda nikmati di set menu Mandalika Rijsttafel. Gecok Babat merupakan masakan khas Sumbawa, Nusa Tenggara Barat yang dibuat berdasarkan resep turun-menurun keluarga Chef Heri.

Paket menu ini disiapkan dalam boks premium dengan pilihan porsi 4 hingga 8 orang. Adeza menjamin, seluruh staf hotel menjaga kebersihan (higiene) produk makanan, seperti menggunakan masker dan sarung tangan, memerhatikan ekstra kebersihan peralatan dapur, hingga pembungkusan dengan plastik yang sangat rapi.

Istimewanya, Iftar to You merupakan bagian dari program JW Cares, di mana 10 persen dari hasil penjualan akan didonasikan ke komunitas sekitar yang membutuhkan. Jadi, dengan memesan paket menu ini, Anda sekaligus ikut berdonasi di bulan nan penuh rahmat ini.

  1. Swiss Cafe

Restoran bergaya kontemporer modern di lantai dasar Swiss-Belhotel Pondok Indah, Jakarta Selatan ini menyiapkan Rantangan Ramadhan untuk Anda yang ingin berbuka puasa di rumah. Sesuai namanya, paket menu seputar Ramadan yang Anda pesan akan dihantarkan dalam sebuah rantang susun. Jadi, semakin banyak Anda memesan paket iftar ini, maka semakin banyak kontribusi Anda dan pihak restoran memerangi penggunaan plastik.

Setiap harinya, Anda bisa memesan satu set menu yang terdiri dari 5 jenis makanan, yakni 2 jenis makanan protein, 1 jenis karbohidrat atau mi, 1 jenis sayuran, dan 1 jenis takjil. Untuk diketahui, satu rantang atau satu jenis makanan cukup untuk lima porsi. Public Relations Manager Swiss-Belhotel Pondok Indah Anastasia Tri Wulansari mengatakan, konsumen tak perlu khawatir akan mendapatkan menu yang itu-itu saja, karena tim dapur punya sederet menu bertemakan Indonesia, Asia, hingga Mediterania.

“Jadi, tetap menunya kami sudah persiapkan dengan tema-tema di Indonesian, Asian, maupun Mediteranian, tinggal nanti si tamu menyesuaikan saja dari apa yang kami punya. Yang paling penting ada dua protein—misalnya satu beef, satu ayam atau satu ayam, satu ikan—mi, takjil, dan sayuran. Tapi, kalau misalnya mau request Chinnese Food bisa saja,” ucap Wulan.

Tak hanya itu, restoran ini juga memberikan jasa layanan antar gratis bagi Anda yang tinggal di radius 5 kilometer dari hotel. Jika di luar jarak itu, pihak restoran akan memberitahu Anda biaya antarnya. Konsumen juga dapat memesan menu ini di hari yang sama, tetapi diharapkan dapat memesan paling tidak tiga jam sebelum waktu berbuka. Supaya, tim dapur dapat mempersiapkan masakan yang Anda pesan dengan baik.

  1. Duta Café & Restaurant

Duta Café & Restaurant at Holiday Inn & Suites Jakarta Gajah Mada hotel, Jakarta Barat merayakan Ramadan dengan mengantarkan Iftar to Go ke pintu rumah Anda. Berbagai menu pilihan Ramadan dari hidangan Indonesia, Internasional, dan Timur Tengah akan disajikan tahun ini. Terdapat dua pilihan Iftar to Go yang dikemas dalam bentuk paket (set menu) dan juga menu satuan (ala carte).

Semua pesanan menu yang Anda pesan juga sudah termasuk makanan pembuka atau takjil. Marketing Communication Manager Holiday Inn & Suites Jakarta Gajah Mada Priskilla Wanda mengungkapkan, sangat direkomendasikan untuk membatalkan puasa dengan makanan ringan khas Indonesia seperti Gorengan, Kolak, atau Es Buah lalu dilanjutkan dengan menikmati makanan berat yang bisa langsung disajikan di rumah.

“Semua menu Iftar to Go dapat disajikan dengan mudah dan rapi tanpa repot. Beberapa menu unggulan Iftar to Go di antaranya Chicken Shawarma, Aneka Hidangan Laut dengan Saus Sharmulla, Kambing Kebuli, serta Nasi Saffron dengan Rempah dan Sayur-Sayuran,” imbuh Wanda.

Tak tanggung-tanggung, di program menarik ini Duta Café & Restaurant memberikan diskon sebesar 30 persen dari total pembelian, juga layanan antar gratis untuk radius wilayah 5 kilometer dari hotel. Seperti standar kebersihan dan kesehatan yang mesti ada di setiap hotel, Wanda memastikan bahwa hidangan Iftar to Go dibungkus dengan kemasan yang higienis serta standar kebersihan tinggi untuk layanan antar.

 

Editor Majalah Pajak
Freelance writer, Part-time Traveller, Full-time learner

Tulis Komentar

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Resto

Bila Lapar Datang Mendadak

Majalah Pajak

Diterbitkan

pada

Penulis:

Foto: Majalah Pajak

Restoran yang buka sepanjang hari ini memenuhi kebutuhan konsumen yang kerap lapar di sembarang waktu.

 

Kebiasaan jam makan masyarakat perkotaan sering kali tak teratur. Mereka bisa saja makan saat jelang makan siang, sore, bahkan tengah malam. Kebiasaan ini membuat banyak pemilik restoran “lebih aman” membuka rumah makan dengan konsep buka sepanjang hari atau all day dining.

Di Indonesia, konsep all day dining saat ini cukup menjadi tren. Salah satu restoran yang mengaplikasikan konsep ini adalah Seed. Kami mengunjungi restoran yang bertempat di lantai dasar Gedung Kemang 88, Kemang, Jakarta Selatan ini, pertengahan Maret lalu. Siang itu, suasana restoran cukup lengang.

Bisa dimaklumi, sejak pemerintah pusat menerapkan kebijakan pembatasan interaksi dan bekerja dari rumah sejak 16 Maret lalu akibat pandemi COVID-19, masyarakat lebih memilih berdiam di rumah.

Marketing Advisor Seed Sulabh Daryanani mengatakan, pihak restoran turut mendukung imbauan pemerintah dengan menganjurkan agar konsumen memesan makanan untuk dibawa pulang, atau pesan melalui layanan antar makanan daring.

Baca Juga:  Bistronomy Dibuai Atmosfer Khas Victoria

Namun, manajemen juga tetap melayani konsumen yang ingin makan di dalam restoran, dan memastikan bahwa restoran dibersihkan dua kali sehari dengan disinfektan. Selain itu, disediakan juga sanitasi tangan di area bar. Walau begitu, pelayan restoran tidak dianjurkan memakai masker jika dalam keadaan sehat, dan segera meliburkan staf yang sakit.

“Kami tidak menganjurkan staf kami bekerja menggunakan masker, karena pengunjung akan berpikir staf kami sakit dan masih dipekerjakan. Ini malah akan membuat tamu kami cemas. Menurut kami, masker dipergunakan untuk orang sakit, atau jika kita sedang berada di keramaian dan transportasi umum,” terang Sulabh kepada Majalah Pajak, di Restoran Seed, Rabu (18/3).

Ekosistem alam

Restoran yang dibuka sejak Maret tahun lalu ini mengusung desain Skandinavian yang simpel. Penempatan furnitur dan permainan warna-warna yang terang lagi netral seperti putih, hitam, dan abu-abu, membuat restoran mungil ini terlihat lapang.

Posisi resto yang langsung menghadap jalan dimaksimalkan untuk mendapatkan cahaya alami dengan penempatan bukaan besar bermaterial kaca transparan. Pemilihan desain yang sederhana dari furnitur dan ornamen di restoran ini juga bukan tanpa alasan.

Seed menyediakan 20–25 menu sehat untuk tamu yang datang di sembarang waktu.

Si empunya resto ingin agar mural unik yang menghiasi beberapa sisi dinding menjadi pusat perhatian. Seniman asal Jakarta Sanchia Hamidjaja ditugasi melukis seed ‘benih’, beberapa jenis burung, dan gorila sebagai visualisasi sebuah kehidupan ekosistem alam.

Baca Juga:  Sensasi Pangsit Kuah nan Melegenda

Benih atau biji bisa dikonsumsi oleh hewan-hewan itu, sebagian lagi dipergunakan manusia untuk menjadi bahan masakan hingga sebuah hidangan sampai ke hadapan Anda. Di bagian tengah restoran berkapasitas hingga 48 orang ini terdapat bar mungil tempat barista meracik minuman kopi terbaiknya.

Makanan sehat

Dengan kebiasaan masyarakat yang datang ke restoran di sembarang waktu, restoran ini menyediakan sejumlah makanan sehat yang bisa dinikmati konsumen. Jadi, walau makan tidak tepat waktu, asupan gizi tetap terjaga. Sulabh menyebut, ada sekitar 20–25 menu sehat yang disediakan di sini. Semua menu ini dipastikan terbuat dari bahan-bahan premium dan terjaga kualitasnya.

“Kami ingin konsumen kami menerapkan pola hidup sehat. Makanya, di menu-menu kami kebanyakan adalah makanan sehat. Kami juga menggunakan produk dan bahan-bahan yang premium, untuk itu kami menjual dengan harga yang sesuai. Jadi, ada harga ada mutu, rasa, dan porsi.”

Tak sabar membuktikan klaimnya, kami lalu memesan Warm Vegetable sebagai pembuka. Benar saja, menu ini didatangkan dengan porsi yang cukup besar. Salad ini terdiri dari potongan dadu labu panggang, ube (ubi ungu), dan wortel yang dicampur dengan hehijauan seperti urugula, selada, dan kale. Setelahnya, ditaburi keju feta (diolah dari susu domba atau kambing). Sayuran yang segar dan crunchy, ditambah kandungan karbohidrat lengkap dari labu dan ube beradu nikmat dalam setiap suapan.

Selanjutnya, kami mencicipi Truffled Chicken. Porsi yang dihadirkan di menu ini tak kalah besarnya dengan Warm Vegetable. Berisikan daging ayam panggang, potato rosti, olahan jamur cremini, berhiaskan saus jamur truffle. Resep potato rosti yang diadopsi dari Australia ini berasal dari perpaduan kentang tumbuk, dan kentang parut goreng. Menghasilkan tekstur renyah di luar, tapi lembut di dalam.

Baca Juga:  AEON Mall BSD City Nuansa Sakura di Pusat Kota

Masing-masing condiment ditata terpisah agar konsumen dapat dengan mudah mencampur, atau mengonsumsi mana yang disuka. Kami jatuh cinta dengan hidangan ini. Daging ayam nan lembut, diolesi saus jamur truffle yang juga lembut dan enak, disusul sesuap penuh jamur cremini yang super creamy dan potato rosti. Nikmatnya tak terbantahkan.

Sebelum beralih ke santapan penutup, kami coba segelas cold-pressed juice bernama Beet Me yang berasal dari perasan buah bit, wortel, apel, dan nanas. Jus premium ini diproses menggunakan perasan bertekanan tinggi, sehingga mampu menghasilkan panas sangat minimal dan mempertahankan vitamin dan mineral secara optimal saat mendapatkan sari buahnya. Tanpa tambahan air dan gula, Beet Me tentu saja dikategorikan sebagai minuman sehat, juga nikmat.

Kami pun mencicipi pencuci mulut Sticky Date Pudding. Kue kurma yang begitu lembut, disirami saus cokelat putih yang dibuat menyerupai karamel dan ditaburi remah kopi. Satu kesatuan ini membuat hidangan ini sempurna. Bagi Anda si penyuka manis, pastikan memesan menu ini agar senyum kepuasan juga terlukis di bibir Anda.-Ruruh Handayani

Lanjut baca

Resto

Sensasi Pangsit Kuah nan Melegenda

Ruruh Handayani

Diterbitkan

pada

Penulis:

Bagi Anda penggemar kuliner khas Negeri Tirai Bambu, tentu tidak asing dengan nama Nan Xiang Steamed Bun. Beroperasi sejak tahun 2005 silam, restoran tersebut hingga kini dikenal konsisten menyajikan ragam hidangan oriental bercita rasa tinggi.

Terletak di Lobby Lagoon Tower, The Sultan Hotel, Jakarta Selatan, brand kuliner milik The Rych Concepts ini menghadirkan interior modern, simpel, dengan sentuhan gaya oriental yang khas. Begitu pun dengan pelayanannya.

Sebelum memasuki restoran, dua orang greeter wanita berbaju congsam menyapa dengan ramah dan memandu kami menuju salah satu meja yang tersedia.

Oriental tulen

Di ruang makan yang berkapasitas 150 tempat duduk ini, Anda akan mendapati beberapa ornamen seperti lukisan, guci, dan beberapa kaligrafi Cina terpajang di beberapa sudutnya. Salah satu tulisan Cina tersebut bermakna, “Nanxiang Steamed Bun Restaurant autentik berada pada kompleks Old Shanghai Temple pada jalan berkelok samping jembatan utama.” Tulisan tersebut mengacu pada asal restoran ini, sebab Nan Xiang merupakan franchise dari restoran bernama sama di Shanghai, Cina yang sangat melegenda.

Area ruang makan utama terasa begitu lapang dan nyaman berkat pencahayaan yang cukup terang dan tidak adanya sekat atau dinding pembatas. Tak hanya itu, di ruangan ini terdapat dua jenis live kitchen yang menarik perhatian kami. Dapur yang dibatasi dengan kaca transparan tersebut memiliki peruntukan yang berbeda, yakni untuk pembuatan dim sum, dan hidangan western atau appetizer.

Head of Marketing The Rych Concepts Artha Marista yang menemui kami saat berkunjung ke restoran ini beberapa waktu lalu mengatakan, selain menjadi atraksi pengunjung yang datang, adanya live kitchen tersebut untuk memastikan bahwa peralatan maupun proses pembuatan seluruh menu bersih dan higienis.

Terkait kualitas tiap hidangan, Arta pun meyakinkan, walau sekarang manajemen tidak lagi memakai chef internasional, tim dapur di bawah naungan Head Chef Jaibul Syahril selalu konsisten menggunakan resep tradisional Cina tanpa melakukan pengubahan pada bumbunya. Tak heran, restoran ini mampu bertahan lama.

“Cita rasa kami masih sama dari 12 tahun lalu, dan kami lebih concern dengan taste setiap menu, makanannya harus konsisten. Bahwa makanan kami ini taste-nya memang purely Chinese food ya seperti ini. Kami enggak create yang tambah ini, tambah itu,” jelas Arta.

Pangsit berkuah

Chef Jaibul pun menyajikan beberapa menu unggulan untuk kami cicipi. Hidangan pertama yang membuat restoran ini tetap diidolai banyak orang, yakni Xiao Long Bao yang ditempatkan pada keranjang bambu. Resep asli dumpling yang berasal dari Shanghai ini memakai isi daging babi, tetapi Anda jangan khawatir, sebab di sini, pangsit ini hanya memiliki varian isi daging ayam, daging sapi, sayuran, serta udang.

Yang istimewa dari menu ini terletak pada kuah kaldu yang disisipkan bersamaan dengan isian daging, Chef Jaibul pun menyebutnya dengan pangsit berkuah. Untuk mengonsumsinya pun ada caranya. Ambil satu buah Xiao Long Bao menggunakan sumpit, lalu letakkan di atas sendok yang telah disediakan. Gigitlah sebagian kulit pangsitnya, dan rasakan sensasi kuah kaldu hangat keluar dari kulit tersebut. Seruputlah kuah tersebut, dan Anda dapat memakan sisa kulit serta isiannya dengan sekali suapan.

Hidangan selanjutnya yakni Sapi Lada Hitam. Menu ini juga banyak dipilih pengunjung selain rasanya yang enak, dagingnya pun terkenal empuk. Chef Jaibul mengatakan, daging sapi yang dipakai harus bagian has dalam, karena memiliki sedikit urat. Bagian tersebut juga lebih empuk dibandingkan bagian paha sapi yang lebih alot karena banyak dipakai bergerak.

Setelah proses perendaman, daging kemudian disangrai terlebih dahulu, lalu disisihkan. Proses utama terletak pada pembuatan saus yang menggunakan bumbu-bumbu seperti bawang, lada, kecap hitam, dan beberapa tambahan bumbu yang tidak disebutkan pada kami. Setelah saus matang, daging pun dimasukkan untuk ditumis bersama bumbunya. Hasilnya, daging yang empuk serta bumbu yang meresap hingga ke dalam, ditambah saus lada hitam yang kental dan lezat, cukup memuaskan selera makan kami saat itu.

Menu selanjutnya, Chef Jaibul membawakan kami seporsi Ikan Tim Ala Hongkong. Siang itu, kami berkesempatan mencoba Ikan Malas dengan kuah hitam pekat yang khas. Ikan ditim (rebus) dengan tambahan jahe, serta daun bawang selama sekitar 7 menit, sedangkan untuk sausnya terbuat dari bumbu-bumbu rahasia, yang kemudian disiramkan di atas ikan tersebut sesaat sebelum disajikan. Karena ikan yang diolah berasal dari ikan hidup yang diletakkan di akuarium restoran, daging ikan terasa sangat fresh dan juicy, ditambah rempah-rempah dalam saus ikan yang terasa kuat, membuat kami tak berlama-lama menghabiskannya.

Sajian utama terakhir yang tak kalah enaknya adalah Udang Telur Asin. Menu ini memang biasa dijumpai pada restoran-restoran Cina lainnya, tetapi keterampilan sang koki beserta tim dapur mengolah udang tersebut membuat sajian ini begitu nikmat. Udang-udang yang telah dibersihkan dan marinate, membutuhkan proses pembungkusan telur, dan tepung sebelum digoreng. Yang kemudian dibungkus dengan saus telur asin.

“Setelah pakai telur, kami tepungi, habis itu kami goreng crispy. Baru kami masak saus telur asinnya pakai daun kari, dan sedikit susu bubuk, supaya ada aroma-aroma daun kari, dan susu bubuk,” ujar Chef Jaiful.

Tak lupa, Chef Jaibul pun memberikan makanan penutup berupa Puding Mangga yang segar dan lumer di mulut. Setelah pamit, kami ditunjukkan salah satu tulisan Cina yang berada di salah satu dinding restoran, yang berarti “Terima kasih atas kunjungannya.”

Lanjut baca

Property

AEON Mall BSD City Nuansa Sakura di Pusat Kota

Aprilia Hariani K

Diterbitkan

pada

Mengusung arsitektur minimalis, AEON Mall BSD City menjadi pelopor pusat perbelanjaan bernuansa negeri Sakura.

Sebagai penganut aliran Zen, warga Jepang menerapkan nilai-nilai yang mereka yakini ke dalam kehidupan sehari-hari. Tak terkecuali pada estetika dan desain elemen bangunan.

Ini tampak pada arsitektur AEON Mall BSD City. Mal bernuansa Jepang pertama di Indonesia yang berlokasi di Jalan BSD Raya Utama, Tangerang, Banten ini mengedepankan konsep interior sederhana, dekorasi yang minimalis, skema warna alami, dan palet netral seperti abu-abu dan putih. Konsep ini sesuai dengan nilai yang mereka anut, salah satunya, wabi sabi atau kesederhanaan yang alami.06-Roof-Deck-Tenant-image

[pullquote position=”right”]“Pengembang mengklaim mal bergaya Jepang ini merupakan salah satu pusat perbelanjaan unik sekaligus terbaik di Indonesia.”[/pullquote]

Di pintu utama, misalnya, terdapat shōji, yakni pintu yang terbuat  kayu berlapis kertas transparan. Dalam arsitektur tradisional Jepang, pintu ini berfungsi sebagai pintu geser dan  jendela atau partisi. Manfaatnya, selain dapat menyerap kelembaban, insulator terhadap panas dan dingin, juga membuat ruangan menjadi terang. Ini karena sinar matahari dapat menembus shōji.

Selain itu, mal yang diresmikan pada Sabtu (30/5) ini pun berkomitmen mengurangi CO2 dan menghemat energi. Ini antara lain tampak dari penggunaan lampu LED untuk penerangan dan petunjuk informasi.

Sebagai pengembang, Managing Director Corporate Strategy and Services Sinar Mas Land Ishak Chandra mengklaim mal bergaya Jepang ini merupakan salah satu pusat perbelanjaan unik sekaligus terbaik di Indonesia.

 

Interaksi budaya

Mal ini juga menjadi ajang interaksi budaya yang unik antara Jepang dengan Indonesia. Di sini kita dapat melihat para pelayan hilir mudik mengenakan kimono lengkap dengan tata rias khas Jepang. Mereka melayani setengah dari total 280 toko. Sementara ada 130 toko dan produk didatangkan langsung dari Jepang.

Pada area food court dan restoran, AEON Mall BSD City menyajikan menu yang didominasi oleh makanan khas negeri matahari terbit. Turun ke Ground Floor, Anda akan menemukan makanan bertema “Food Culture of Japan” seperti Uchinoshokudo, Kaihomaru, Gyu Kaku Yakiniku, dan tujuh restoran ramen atau Ramen Village. Jika ingin menikmati sensasi lain, mal yang berencana membuka 20 pusat perbelanjaan serupa di wilayah Jabodetabek ini juga menyediakan restoran ala Barat dan Italia, tepatnya di area Café Street.

Mal yang memiliki misi “For Your Smart Living” ini memfasilitasi area khusus bagi para traveler. Ada tenant ternama yang menjual perlengkapan travel seperti JTB dan H.I.S. “Di area ini, pengunjung dapat menghimpun informasi tentang tempat tujuan wisata terbaik dan agenda event budaya baik di Jepang maupun di Indonesia,” ujar Adrian Pranata selaku Operations General Manager PT Aeon Mall Sinar Mas Land (AMSL) Indonesia.

Penulis: Aprilia Hariani

Foto: Arif Hasan & Dok. AEON Mall BSD City

Lanjut baca

Breaking News

Breaking News14 jam lalu

ISEI Beri Tiga Usulan untuk Pemulihan Ekonomi dari Pandemi Covid-19

Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) mengusulkan tiga langkah untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional pascapandemi Covid-19 di masa normal baru (new...

Breaking News2 hari lalu

Ada Peluang Besar Investasi dan Pembiayaan Ramah Lingkungan di Indonesia

Bank DBS Indonesia menilai, saat ini peluang investasi dan pembiayaan ramah lingkungan di Indonesia sangat besar. Tahun ini, pemerintah berencana...

Penerapan prosedur standar kenormalan baru (new normal) di sarana publik/Foto: Kemenparekraf Penerapan prosedur standar kenormalan baru (new normal) di sarana publik/Foto: Kemenparekraf
Breaking News2 hari lalu

Penerapan Kenormalan Baru Jadi Peluang Sektor Parekraf Bangkit Lebih Cepat

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Dampak COVID-19 di sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kemenparekraf/Baparekraf Ari Juliano Gema mengatakan, penerapan prosedur...

Breaking News3 hari lalu

Sambut Normal Baru, OJK Terbitkan Stimulus Lanjutan untuk Perbankan

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan kebijakan lanjutan di sektor perbankan untuk memberikan ruang likuiditas dan permodalan perbankan. Kebijakan relaksasi ketentuan...

Breaking News3 hari lalu

Solusi Investasi dan Perlindungan Diri Menjelang Usia Nonproduktif

Bank DBS Indonesia dan Manulife Indonesia berupaya menjawab kebutuhan nasabah dalam membantu mewujudkan tujuan keuangan mereka di masa depan. Hal...

Breaking News4 hari lalu

BI Perpanjang Kebijakan Penyesuaian Jadwal Kegiatan Operasional dan Layanan Publik

Mengacu pada situasi COVID-19 terkini, Bank Indonesia (BI) memperpanjang kebijakan penyesuaian jadwal kegiatan operasional dan layanan publik hingga 15 Juni...

Breaking News4 hari lalu

Ini Panduan Normal Baru Wajib Diterapkan Instansi atau Perusahaan

Pamdemi COVID-19 telah melahirkan normal baru (new normal) dalam kehidupan sehari-hari. New normal yang dimaksud adalah menerapkan gaya hidup sesuai...

Breaking News5 hari lalu

17 Tahun Berturut-turut Bank Indonesia Raih Opini WTP dari BPK

Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) memberikan predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) kepada  Bank Indonesia (BI). Predikat itu...

Breaking News5 hari lalu

Jika COVID-19 Tak Kunjung Reda, PSBB Jakarta Diperpanjang dan Lebih Ketat

Anies imbau warga Jakarta mematuhi PSBB. Jika COVID-19 tak Kunjung reda, PSBB Jakarta bakal diperpanjang dan diberlakukan lebih ketat. Masyarakat...

Breaking News1 minggu lalu

Insentif Pajak di Tengah Wabah

Sepertinya edisi “Taxclopedia” kali ini paling banyak memuat dasar hukum untuk topik yang dibicarakan. Bahkan, saat tulisan ini dibuat, pemerintah...

Trending