Terhubung dengan kami

On Views

BNI Syariah Dukung Kemajuan Pendidikan

Aprilia Hariani K

Diterbitkan

pada

 

BNI Syariah menjalin sinergi dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) tentang pemanfaatan produk dan jasa perbankan, pengembangan Sumber Daya Manusia Mahasiswa, dan CSR bidang pendidikan.

“Ini bentuk dukungan nyata BNI Syariah terhadap kemajuan pendidikan di Indonesia,” jelas Direktur Utama BNI Syariah, Abdullah Firman Wibowo dalam keterangan pers (27/12).

Melalui sinergi ini, ia berharap pihaknya dapat menjadi solusi bagi segenap civitas akademika ITB dalam melakukan transaksi keuangan. Dengan berbagai fasilitas yang dimiliki, BNI Syariah berkomitmen untuk memberikan kemudahan bagi para mahasiswa, dosen, dan karyawan ITB dalam bertransaksi sesuai syariah. Terkait CSR bidang pendidikan, pihaknya berkontribusi dalam bentuk beasiswa bagi mahasiswa ITB berprestasi yang kurang mampu.

Sebagai bank yang mengusung nilai kebaikan (hasanah), pihaknya senantiasa berupaya menjadi solusi perbankan syariah bagi seluruh masyarakat yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan dunia, melainkan juga memberikan kebaikan untuk kehidupan akhirat.

ITB merupakan salah satu perguruan tinggi terkemuka di Indonesia yang telah berdiri sejak 1920 dan sekolah tinggi pertama di Hindia Belanda. Kini, ITB menjadi salah satu pusat ilmu sains, teknologi, dan seni terbaik di Indonesia dengan jumlah mahasiswa sebanyak 23.269 orang.

Klik untuk Komen

TaxPoeple, Anda harus masuk log untuk mengirim komentar Masuk

Balas

On Views

Indonesia-Malaysia Pererat Kerja Sama Perpajakan

Aprilia Hariani K

Diterbitkan

pada

Otoritas Pajak Negeri Jiran, Inland Revenue Board of Malaysia (IRBM) melakukan kunjungan bilateral ke Direktorat Jenderal Pajak (DJP) sekaligus study visit ke Kantor Wilayah (Kanwil) DJP Sumatera Utara I dan Kanwil Daerah Istimewa Yogyakarta dari 27 Februari hingga 6 Maret lalu.

Kepada Majalah Pajak, Direktur Perpajakan Internasional DJP John Hutagaol menjelaskan ini merupakan kunjungan silaturrahmi untuk berdialog seputar kolaborasi otoritas pajak kedua negara. Kolaborasi ini terkait berbagai aspek yang meliputi pengembangan kapasitas sumber daya manusia, saling tukar informasi terkait Automatic Exchange of Information, kebijakan insentif pajak, pajak atas e-dagang, dan Multilateral Tax Instrument (MLI).

“Pertemuan bilateral Indonesia dan Malaysia sangatlah penting untuk membangun kesepahaman dalam menyelesaikan permasalahan yang timbul di era keterbukaan informasi untuk tujuan pajak,” tutur John melalui pesan singkat, Sabtu (17/3).

Di tahun 2018 ini, Indonesia dan Malaysia akan melaksanakan Automatic Exchange of Information (AEOI) bersama 47 Yurisdiksi lainnya. Adapun pertemuan bilateral antara Ditjen Pajak dan IRBM sudah rutin dilakukan sejak 2014.

Dengan hubungan bilateral yang baik, imbuhnya, otoritas pajak kedua negara sepakat melakukan pertemuan tingkat tinggi dalam waktu dekat ini.

Lanjutkan Membaca

On Views

P5 Bantu Sosialisasi Aturan Pajak

Heru Yulianto

Diterbitkan

pada

Penulis:

 

Persatuan Para Pensiunan Pegawai Pajak (P5) merayakan ulang tahun ke-33 pada Rabu (7/2) lalu. Acara yang dihadiri sekitar seratus peserta ini merupakan penggabungan dari acara reboan yang rutin dilakukan dengan peringatan ulang tahun organisasi P5.

Ketua Penyelenggara Perayaan Ulang Tahun P5, Kiki Hartanto mengatakan, kegiatan ini bertujuan mempererat tali silaturahmi dan saling berbagi pengetahuan tentang informasi perpajakan terbaru di masyarakat. Selain itu, kebersamaan di dalam organisasi bisa semakin solid dan terjaga kerukunannya.

Perayaan ditandai dengan pemotongan tumpeng yang dipimpin langsung oleh Ketua P5, Suminarto Basuki. Ia mengungkapkan harapannya kepada para pegawai yang sudah mengakhiri masa dinas untuk bisa ikut bergabung.

“Organisasi kita ini organisasi yang proaktif. Kita bisa membuat kegiatan yang lebih bermanfaat lagi di masa mendatang,” ujar Suminarto.

Pihaknya juga berharap bisa membantu Direktorat Jenderal Pajak (DJP) sebagai institusi induk di dalam mencapai misi Ditjen Pajak terkait penyebaran informasi dan sosialisasi kepada masyarakat. “Tantangan mendatang kita adalah dapat berjalan bersama dan membantu DJP. Paling tidak dalam sosialisasi peraturan perpajakan karena selama ini kegiatan kita juga sangat terbantu oleh DJP,” tambahnya.

Lanjutkan Membaca

On Views

Laporan Keuangan BUMN “Nyambung” ke DJP

Aprilia Hariani K

Diterbitkan

pada

 

 

Laporan Keuangan 30 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akan terintegrasi dengan Direktorat Jenderal Pajak (DJP). Hal itu diungkapkan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno di Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (21/2/).

“Kami berkomitmen bahwa Pertamina yang pertama, tapi saya targetkan enam tahun ini harus 30 BUMN. Sebab 30 itu sudah merepresentasi seluruh BUMN,” kata Rini.

Data yang terintegrasi melalui Kanwil Wajib Pajak Besar DJP meliputi data pembelian dan penjualan, pembayaran gaji, dan transaksi dengan pihak ketiga dan lainnya. Serta, automasi pelaksanaan kewajiban perpajakan melalui fasilitas elektronik seperti e-faktur (faktur pajak), e-bupot (bukti potong/pungut), e-billing (pembayaran), dan e-filing (pelaporan SPT).

Rini mengingatkan BUMN harus berfungsi sebagai korporasi yang mencetak keuntungan sekaligus berkontribusi terhadap pendapatan negara melalui dividen dan pajak.

Delapan BUMN telah siap melakukan integrasi ini, yakni PT Pertamina (Persero), PT Perusahaan Listrik Negara (Persero), PT Perusahaan Gas Negara (Persero) , PT Telkom Tbk, PT Bank Mandiri Tbk , PT Bank Rakyat Indonesia Tbk, PT Bank Negara Indonesia Tbk, dan PT Bank Tabungan Negara Tbk. Sisanya, akan ditargetkan hingga akhir 2018.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyambut baik komitmen ini dan berharap integrasi ini membuat ekonomi Indonesia kian efisien dan produktif.

“Ibu Rini langsung meng-challenge jadi 30 BUMN sebelum akhir tahun. Maka saya bayangkan BUMN deg-degan tiap hari punya menteri seperti ini. Indonesia memang tidak boleh menunggu terlalu lama. Saya harap ini bisa direspons oleh DJP,” ungkap Sri Mulyani.

Dirjen Pajak Robert Pakpahan memastikan dengan pengintegrasian ini BUMN tidak perlu lagi menyetor laporan tiap bulan ke kantor pajak.

“Daripada menyusun tiap bulan, langsung saja real time. Pengeluaran dan pemasukan langsung masuk ke kita sehingga datanya lebih lengkap dan lebih real time,” ujar Robert.

Lanjutkan Membaca

Breaking News

Breaking News3 bulan lalu

Panglima TNI: Patuh Pajak Wujud Cinta Tanah Air

Panglima Tentara Nasional Indonesia, Marsekal Hadi Tjahjanto, menegaskan, kepatuhan melaksanakan hak dan kewajiban perpajakan merupakan wujud cinta tanah air bagi...

Breaking News4 bulan lalu

Capital Life Syariah dan AAD Kerjasama Pemasaran Produk Asuransi Syariah

PT Capital Life Syariah dan PT Asuransi Adira Dinamika (AAD) menandatangani Perjanjian Kerjasama Pemasaran Produk Asuransi Syariah, di Kantor Pusat...

Breaking News5 bulan lalu

Majalah Pajak Print Review

Breaking News7 bulan lalu

Topik Pajak sudah di Rumah-Rumah Kopi

  Melalui sosialisasi yang intens dan pemahaman kultur masyarakat setempat, kesadaran pajak muncul. Kondisi geografis Provinsi Maluku terdiri atas kepulauan,...

Breaking News7 bulan lalu

Amankan Penerimaan Pajak di Papua dan Maluku

Waktu yang tersisa untuk mencapai target penerimaan pajak 2017 tinggal beberapa bulan. Menyadari itu, Kanwil DJP Papua dan Maluku mengundang...

Breaking News8 bulan lalu

Memupuk Talenta Warga Sekitar

Penulis : Novita Hifni Holcim melakukan kegiatan pemberdayaan yang bersinergi dengan bisnis perusahaan untuk kemajuan bersama. Pengembangan masyarakat (community development)...

Breaking News10 bulan lalu

“You Can Run but You Can’t Hide Understanding E-commerce Tax & Bank Secrecy”

Pajak E-commerce dan PERPPU no. 1 thn 2017 (tentang keterbukaan rahasia keuangan) merupakan topik yang hangat dan sedang sering diperbincangkan....

Breaking News1 tahun lalu

Tidak Memetik tanpa Menanam

Kepercayaan Wajib Pajak sangat bergantung pada “equal treatment” yang mereka dapatkan dari institusi pajak, baik dari sisi pelayanan, sosialisasi maupun...

Breaking News2 tahun lalu

Bea Cukai dan DJP Mesti Bersinergi Menggali Potensi Pajak

Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA) mengapresiasi kinerja Drirektorat Jenderal (Ditjen) Bea dan Cukai Kementerian Keuangan RI tahun 2015. Sesuai...

Analysis3 tahun lalu

CITA: Tanpa Konvergensi Visioner, Insentif Pajak menggerus potensi pajak

Oleh: Yustinus Prastowo Program Pemerintah hanya akan berhasil jika didukung penerimaan yang cukup. Kita ingat pepatah “Besar pasak daripada tiang”....

Advertisement Pajak-New01

Trending