Terhubung dengan kami

Resto

Bistronomy Dibuai Atmosfer Khas Victoria

Sejar Panjaitan

Diterbitkan

pada

Tax People Share!
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

[intro]Menikmati Salmon Carpaccio di tengah suasana romantis bak di Paris[/intro]

Pandangan mata ini langsung tertuju pada tatanan kursi dan meja di area taman yang dipenuhi pepohonan rindang di area pelataran restoran yang berlokasi di Ciranjang, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan itu. Pintu kayu yang kokoh seolah bersiap memberikan kejutan bagi para pengunjung.

Kehadiran kami siang itu disambut oleh alunan musik swing jazz nan merdu. Alunannya memberi kesan magis dan menjadikan suasana kian romantis bersinergi dengan desain interior yang didominasi motif bunga.

[pullquote position=”left”]“Selain mengangkat kesan klasik yang romantis, restoran ini juga jauh dari pusat keramaian kota, sehingga pengunjung dapat merasakan ketenangan seperti di rumah sendiri.”[/pullquote]

Achda selaku Marketing Komunikasi Supervisor Bistronomy Jakarta mendeskripsikan restoran yang hadir sejak Maret dua tahun lalu tersebut sebagai satu-satunya restoran yang memiliki gaya perpaduan interior desain Perancis dan Maroko klasik. “Selain mengangkat kesan klasik yang romantis, restoran ini juga jauh dari pusat keramaian kota sehingga pengunjung dapat merasakan ketenangan seperti di rumah sendiri,” imbuhnya.Salmon-Carpaccio

Kemewahan rasa

Selain memanjakan pengunjung dengan interior dan suasana yang meneduhkan, penyajian menu menjadi andalan yang tak terpisahkan. Sementara soal rasa tidak perlu diragukan. Sebut saja menu pembuka, Salmon Carpaccio. Salmon yang diiris tipis menjadi enam irisan ini dilumuri dengan perasan jeruk, campuran minyak zaitun dan lada. Racikan itu memberikan sensasi segar di lidah dan pedas.

Selanjutnya, cicipi juga Seafood Shoyu Fondue yang disajikan dengan segarnya makanan laut seperti udang, cumi-cumi, dan ikan laut yang direbus setengah matang. Bahan-bahan itu disajikan dengan campuran sayur dan kuah shoyu yang diletakkan secara terpisah di atas lilin.

Beralih ke menu pembuka, sang chef menyajikan hidangan istimewa, Chicken Steak Jalapeno. Jalapeno dikenal dengan cabai gendos. Biasanya, jalapeno digunakan untuk melengkapi rasa makanan khas Meksiko ditambah sedikit rasa asam. Namun, kali ini ia meraciknya dalam balutan ayam grill dengan saus khas chili garlic dan sambal jalapeno nan gurih.

Tinggalkan yang gurih, saatnya mencicipi menu penutup bercita rasa asam manis, yakni puding mangga. Puding yang manis ini dipadukan dengan mango creamy souce yang sedikit asam dan tambahan roti kering pada bagian atasnya.

Untuk minuman, sesapi Green Style dan Rainbow Tales. Kedua minuman ini memberikan sensasi manis, asam segar karena terbuat dari buah-buahan segar seperti kiwi, jeruk, stroberi, melon, dan apel.

Tertarik mencoba?

Penulis: Lediana

Fotografer: Rivan Fazry

Klik untuk Komen

TaxPoeple, Anda harus masuk log untuk mengirim komentar Masuk

Balas

Resto

Sensasi Pangsit Kuah nan Melegenda

Ruruh Handayani

Diterbitkan

pada

Penulis:

Tax People Share!
  • 30
  • 14
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    44
    Shares

Bagi Anda penggemar kuliner khas Negeri Tirai Bambu, tentu tidak asing dengan nama Nan Xiang Steamed Bun. Beroperasi sejak tahun 2005 silam, restoran tersebut hingga kini dikenal konsisten menyajikan ragam hidangan oriental bercita rasa tinggi.

Terletak di Lobby Lagoon Tower, The Sultan Hotel, Jakarta Selatan, brand kuliner milik The Rych Concepts ini menghadirkan interior modern, simpel, dengan sentuhan gaya oriental yang khas. Begitu pun dengan pelayanannya.

Sebelum memasuki restoran, dua orang greeter wanita berbaju congsam menyapa dengan ramah dan memandu kami menuju salah satu meja yang tersedia.

Oriental tulen

Di ruang makan yang berkapasitas 150 tempat duduk ini, Anda akan mendapati beberapa ornamen seperti lukisan, guci, dan beberapa kaligrafi Cina terpajang di beberapa sudutnya. Salah satu tulisan Cina tersebut bermakna, “Nanxiang Steamed Bun Restaurant autentik berada pada kompleks Old Shanghai Temple pada jalan berkelok samping jembatan utama.” Tulisan tersebut mengacu pada asal restoran ini, sebab Nan Xiang merupakan franchise dari restoran bernama sama di Shanghai, Cina yang sangat melegenda.

Area ruang makan utama terasa begitu lapang dan nyaman berkat pencahayaan yang cukup terang dan tidak adanya sekat atau dinding pembatas. Tak hanya itu, di ruangan ini terdapat dua jenis live kitchen yang menarik perhatian kami. Dapur yang dibatasi dengan kaca transparan tersebut memiliki peruntukan yang berbeda, yakni untuk pembuatan dim sum, dan hidangan western atau appetizer.

Head of Marketing The Rych Concepts Artha Marista yang menemui kami saat berkunjung ke restoran ini beberapa waktu lalu mengatakan, selain menjadi atraksi pengunjung yang datang, adanya live kitchen tersebut untuk memastikan bahwa peralatan maupun proses pembuatan seluruh menu bersih dan higienis.

Terkait kualitas tiap hidangan, Arta pun meyakinkan, walau sekarang manajemen tidak lagi memakai chef internasional, tim dapur di bawah naungan Head Chef Jaibul Syahril selalu konsisten menggunakan resep tradisional Cina tanpa melakukan pengubahan pada bumbunya. Tak heran, restoran ini mampu bertahan lama.

“Cita rasa kami masih sama dari 12 tahun lalu, dan kami lebih concern dengan taste setiap menu, makanannya harus konsisten. Bahwa makanan kami ini taste-nya memang purely Chinese food ya seperti ini. Kami enggak create yang tambah ini, tambah itu,” jelas Arta.

Pangsit berkuah

Chef Jaibul pun menyajikan beberapa menu unggulan untuk kami cicipi. Hidangan pertama yang membuat restoran ini tetap diidolai banyak orang, yakni Xiao Long Bao yang ditempatkan pada keranjang bambu. Resep asli dumpling yang berasal dari Shanghai ini memakai isi daging babi, tetapi Anda jangan khawatir, sebab di sini, pangsit ini hanya memiliki varian isi daging ayam, daging sapi, sayuran, serta udang.

Yang istimewa dari menu ini terletak pada kuah kaldu yang disisipkan bersamaan dengan isian daging, Chef Jaibul pun menyebutnya dengan pangsit berkuah. Untuk mengonsumsinya pun ada caranya. Ambil satu buah Xiao Long Bao menggunakan sumpit, lalu letakkan di atas sendok yang telah disediakan. Gigitlah sebagian kulit pangsitnya, dan rasakan sensasi kuah kaldu hangat keluar dari kulit tersebut. Seruputlah kuah tersebut, dan Anda dapat memakan sisa kulit serta isiannya dengan sekali suapan.

Hidangan selanjutnya yakni Sapi Lada Hitam. Menu ini juga banyak dipilih pengunjung selain rasanya yang enak, dagingnya pun terkenal empuk. Chef Jaibul mengatakan, daging sapi yang dipakai harus bagian has dalam, karena memiliki sedikit urat. Bagian tersebut juga lebih empuk dibandingkan bagian paha sapi yang lebih alot karena banyak dipakai bergerak.

Setelah proses perendaman, daging kemudian disangrai terlebih dahulu, lalu disisihkan. Proses utama terletak pada pembuatan saus yang menggunakan bumbu-bumbu seperti bawang, lada, kecap hitam, dan beberapa tambahan bumbu yang tidak disebutkan pada kami. Setelah saus matang, daging pun dimasukkan untuk ditumis bersama bumbunya. Hasilnya, daging yang empuk serta bumbu yang meresap hingga ke dalam, ditambah saus lada hitam yang kental dan lezat, cukup memuaskan selera makan kami saat itu.

Menu selanjutnya, Chef Jaibul membawakan kami seporsi Ikan Tim Ala Hongkong. Siang itu, kami berkesempatan mencoba Ikan Malas dengan kuah hitam pekat yang khas. Ikan ditim (rebus) dengan tambahan jahe, serta daun bawang selama sekitar 7 menit, sedangkan untuk sausnya terbuat dari bumbu-bumbu rahasia, yang kemudian disiramkan di atas ikan tersebut sesaat sebelum disajikan. Karena ikan yang diolah berasal dari ikan hidup yang diletakkan di akuarium restoran, daging ikan terasa sangat fresh dan juicy, ditambah rempah-rempah dalam saus ikan yang terasa kuat, membuat kami tak berlama-lama menghabiskannya.

Sajian utama terakhir yang tak kalah enaknya adalah Udang Telur Asin. Menu ini memang biasa dijumpai pada restoran-restoran Cina lainnya, tetapi keterampilan sang koki beserta tim dapur mengolah udang tersebut membuat sajian ini begitu nikmat. Udang-udang yang telah dibersihkan dan marinate, membutuhkan proses pembungkusan telur, dan tepung sebelum digoreng. Yang kemudian dibungkus dengan saus telur asin.

“Setelah pakai telur, kami tepungi, habis itu kami goreng crispy. Baru kami masak saus telur asinnya pakai daun kari, dan sedikit susu bubuk, supaya ada aroma-aroma daun kari, dan susu bubuk,” ujar Chef Jaiful.

Tak lupa, Chef Jaibul pun memberikan makanan penutup berupa Puding Mangga yang segar dan lumer di mulut. Setelah pamit, kami ditunjukkan salah satu tulisan Cina yang berada di salah satu dinding restoran, yang berarti “Terima kasih atas kunjungannya.”

Lanjutkan Membaca

Property

AEON Mall BSD City Nuansa Sakura di Pusat Kota

Aprilia Hariani K

Diterbitkan

pada

Tax People Share!
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Mengusung arsitektur minimalis, AEON Mall BSD City menjadi pelopor pusat perbelanjaan bernuansa negeri Sakura.

Sebagai penganut aliran Zen, warga Jepang menerapkan nilai-nilai yang mereka yakini ke dalam kehidupan sehari-hari. Tak terkecuali pada estetika dan desain elemen bangunan.

Ini tampak pada arsitektur AEON Mall BSD City. Mal bernuansa Jepang pertama di Indonesia yang berlokasi di Jalan BSD Raya Utama, Tangerang, Banten ini mengedepankan konsep interior sederhana, dekorasi yang minimalis, skema warna alami, dan palet netral seperti abu-abu dan putih. Konsep ini sesuai dengan nilai yang mereka anut, salah satunya, wabi sabi atau kesederhanaan yang alami.06-Roof-Deck-Tenant-image

[pullquote position=”right”]“Pengembang mengklaim mal bergaya Jepang ini merupakan salah satu pusat perbelanjaan unik sekaligus terbaik di Indonesia.”[/pullquote]

Di pintu utama, misalnya, terdapat shōji, yakni pintu yang terbuat  kayu berlapis kertas transparan. Dalam arsitektur tradisional Jepang, pintu ini berfungsi sebagai pintu geser dan  jendela atau partisi. Manfaatnya, selain dapat menyerap kelembaban, insulator terhadap panas dan dingin, juga membuat ruangan menjadi terang. Ini karena sinar matahari dapat menembus shōji.

Selain itu, mal yang diresmikan pada Sabtu (30/5) ini pun berkomitmen mengurangi CO2 dan menghemat energi. Ini antara lain tampak dari penggunaan lampu LED untuk penerangan dan petunjuk informasi.

Sebagai pengembang, Managing Director Corporate Strategy and Services Sinar Mas Land Ishak Chandra mengklaim mal bergaya Jepang ini merupakan salah satu pusat perbelanjaan unik sekaligus terbaik di Indonesia.

 

Interaksi budaya

Mal ini juga menjadi ajang interaksi budaya yang unik antara Jepang dengan Indonesia. Di sini kita dapat melihat para pelayan hilir mudik mengenakan kimono lengkap dengan tata rias khas Jepang. Mereka melayani setengah dari total 280 toko. Sementara ada 130 toko dan produk didatangkan langsung dari Jepang.

Pada area food court dan restoran, AEON Mall BSD City menyajikan menu yang didominasi oleh makanan khas negeri matahari terbit. Turun ke Ground Floor, Anda akan menemukan makanan bertema “Food Culture of Japan” seperti Uchinoshokudo, Kaihomaru, Gyu Kaku Yakiniku, dan tujuh restoran ramen atau Ramen Village. Jika ingin menikmati sensasi lain, mal yang berencana membuka 20 pusat perbelanjaan serupa di wilayah Jabodetabek ini juga menyediakan restoran ala Barat dan Italia, tepatnya di area Café Street.

Mal yang memiliki misi “For Your Smart Living” ini memfasilitasi area khusus bagi para traveler. Ada tenant ternama yang menjual perlengkapan travel seperti JTB dan H.I.S. “Di area ini, pengunjung dapat menghimpun informasi tentang tempat tujuan wisata terbaik dan agenda event budaya baik di Jepang maupun di Indonesia,” ujar Adrian Pranata selaku Operations General Manager PT Aeon Mall Sinar Mas Land (AMSL) Indonesia.

Penulis: Aprilia Hariani

Foto: Arif Hasan & Dok. AEON Mall BSD City

Lanjutkan Membaca

Breaking News

Breaking News1 bulan lalu

Capital Life Syariah dan AAD Kerjasama Pemasaran Produk Asuransi Syariah

Tax People Share!8374      157SharesPT Capital Life Syariah dan PT Asuransi Adira Dinamika (AAD) menandatangani Perjanjian Kerjasama Pemasaran Produk Asuransi Syariah, di...

Breaking News2 bulan lalu

Majalah Pajak Print Review

Tax People Share!         Post Views: 2.129

Breaking News4 bulan lalu

Topik Pajak sudah di Rumah-Rumah Kopi

Tax People Share!          Melalui sosialisasi yang intens dan pemahaman kultur masyarakat setempat, kesadaran pajak muncul. Kondisi geografis Provinsi Maluku terdiri...

Breaking News4 bulan lalu

Amankan Penerimaan Pajak di Papua dan Maluku

Tax People Share!        Waktu yang tersisa untuk mencapai target penerimaan pajak 2017 tinggal beberapa bulan. Menyadari itu, Kanwil DJP Papua dan...

Breaking News5 bulan lalu

Memupuk Talenta Warga Sekitar

Tax People Share!        Penulis : Novita Hifni Holcim melakukan kegiatan pemberdayaan yang bersinergi dengan bisnis perusahaan untuk kemajuan bersama. Pengembangan masyarakat...

Breaking News7 bulan lalu

“You Can Run but You Can’t Hide Understanding E-commerce Tax & Bank Secrecy”

Tax People Share!        Pajak E-commerce dan PERPPU no. 1 thn 2017 (tentang keterbukaan rahasia keuangan) merupakan topik yang hangat dan sedang...

Breaking News12 bulan lalu

Tidak Memetik tanpa Menanam

Tax People Share!        Kepercayaan Wajib Pajak sangat bergantung pada “equal treatment” yang mereka dapatkan dari institusi pajak, baik dari sisi pelayanan,...

Breaking News2 tahun lalu

Bea Cukai dan DJP Mesti Bersinergi Menggali Potensi Pajak

Tax People Share!        Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA) mengapresiasi kinerja Drirektorat Jenderal (Ditjen) Bea dan Cukai Kementerian Keuangan RI tahun...

Analysis2 tahun lalu

CITA: Tanpa Konvergensi Visioner, Insentif Pajak menggerus potensi pajak

Tax People Share!        Oleh: Yustinus Prastowo Program Pemerintah hanya akan berhasil jika didukung penerimaan yang cukup. Kita ingat pepatah “Besar pasak...

Breaking News2 tahun lalu

Ini Cara Kerja Listrik Tenaga Air Versi Tri Mumpuni

Tax People Share!        Air dari sungai dibendung kemudian dialirkan melalui parit. Kira-kira 300 hingga 500 meter dari bendungan, sebagian air dialirkan...

Advertisement Pajak-New01

Trending