Terhubung dengan kami

Breaking News

Bea Cukai dan DJP Mesti Bersinergi Menggali Potensi Pajak

W Hanjarwadi

Diterbitkan

pada

Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA) mengapresiasi kinerja Drirektorat Jenderal (Ditjen) Bea dan Cukai Kementerian Keuangan RI tahun 2015. Sesuai keterangan pers Ditjen Bea Cukai Jumat (08/01/2016), Ditjen Bea dan Cukai mencapai target penerimaan sebesar Rp 180,4 triliun atau 92,5% dari target APBN-P. Selain itu DJBC juga berkontribusi melakukan pungutan negara atas Pajak Dalam Rangka Impor (PDRI) sebesar Rp 193,6 triliun. Ditjen Bea dan Cukai juga aktif melakukan berbagai terobosan menangkal penyelundupan, pengawasan rokok dan miras ilegal, intensifikasi pembeaan, dan perbaikan layanan dan fasilitas kepabeanan.

“Kami mengapresiasi kinerja jajaran Ditjen Bea dan Cukai Kementerian Keuangan yang berhasil mencapai 92,5% target penerimaan di tengah melambatnya ekonomi global dan domestik. Di samping itu konsistensi dan meningkatnya aktivitas pengawasan, penindakan, dan perbaikan layanan sejalan dan sangat mendukung visi Nawacita Presiden Jokowi,” ungkap Direktur Eksekutif CITA Yustinus Prastowo.

Selain memberikan apresiasi, melalui keteranagan pers CITA yang diterima Majalah Pajak Sabtu (09/01/2016), Prastowo memberikan beberapa poin catatan harapannya untuk DJBC, antara lain mendorong Ditjen Bea dan Cukai agar menjadi garda terdepan reformasi kepelabuhanan yang akan sangat menguntungkan perdagangan domestik, internasional, dan perekonomian nasional. DJBC juga diharapkan terus menjadi motor reformasi Sistem Logistik Nasional yang terintegrasi, efisien, dan akuntabel.

Prastowo juga berharap, Menteri Keuangan melanjutkan sinergi DJBC dan DJP dalam penggalian potensi perpajakan dan pengawasan penerimaan negara, serta koordinasi DJBC dengan institusi penegak hukum agar semakin efektif dalam memberantas perdagangan ilegal, dan penyelundupan khususnya narkoba yang sangat merugikan.

Selain itu, Prastowo mengimbau pemerintah juga harus tetap konsisten mengintegrasikan DJP, DJBC, dan pengelolaan PNBP sektor sumber daya alam melalui pembentukan Badan Penerimaan Perpajakan yang tetap berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan, sebagai institusi administrasi perpajakan yang kredibel, profesional, dan berintegritas.

Berdasarkan pencapaian 2015, Prastowo berharaap pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat merevisi target penerimaan bea dan cukai dalam APBN 2016 agar lebih realistis, membuka ruang bagi pemulihan ekonomi, melakukan ekstensifikasi objek cukai, dan fokus pada transformasi kelembagaan dan modernisasi pelayanan.

Pemerintah dan DPR juga diingatkan untuk memperhatikan kesejahteraan pegawai DJBC seiring dengan konsistensi kinerja dan capaian-capaian positif selama ini.

“Hal ini akan mendukung prasyarat transformasi organisasi yang semakin profesional, akuntabel, dan berintegritas, dan akan mendukung keberhasilan pencapaian target dan program pembangunan ekonomi nasional,” kata Prastowo beralasan.

Managing Editor Majalah Pajak, Freelance Writer, Web Content Management Solutions

Klik untuk Komen

TaxPoeple, Anda harus masuk log untuk mengirim komentar Masuk

Balas

Breaking News

Panglima TNI: Patuh Pajak Wujud Cinta Tanah Air

Heru Yulianto

Diterbitkan

pada

Penulis:

Marsekal Hadi Tjahjanto memberikan sambutan usai menyampaikan menyampaikan SPT Tahunan PPh Orang Pribadi melalui e-Filing di Gedung Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (6/3/2018).

Panglima Tentara Nasional Indonesia, Marsekal Hadi Tjahjanto, menegaskan, kepatuhan melaksanakan hak dan kewajiban perpajakan merupakan wujud cinta tanah air bagi setiap prajurit TNI dan juga seluruh warga negara yang sudah menjadi wajib pajak. Peryataan ini disampaikan Marsekal Hadi Tjahjanto usai menyampaikan menyampaikan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) Orang Pribadi secara on-line melalui e-Filing di Gedung Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (6/3/2018).

Mantan Mantan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) ini menegaskan, pajak sangat penting dalam menjaga kestabilan bangsa karena merupakan sumber utama penerimaan negara yang memungkinkan pemerintah menjalankan berbagai fungsi pemerintahan, membiayai program pengentasan kemiskinan, pendidikan, dan kesehatan, serta membangun infrastruktur bagi Indonesia yang lebih baik. Ia juga mengingatkan

“Kepatuhan melaksanakan hak dan kewajiban perpajakan adalah wujud cinta tanah air bagi setiap prajurit TNI dan juga seluruh warga negara yang sudah menjadi wajib pajak,” tegas Hadi Tjahjono.

Proses penyampaikan SPT bersama para Kepala Staf TNI pun disaksikan langsung oleh Direktur Jenderal Pajak Robert Pakpahan. Robert memaparkan, tahun 2018, target APBN yang harus dikumpulkan oleh DJP dari penerimaan pajak lebih kurang Rp 1424 triliun atau tumbuh 23% dari tahun lalu.

“Kami menghimbau supaya penyampaian SPT lebih awal lebih bagus dan kami sangat berterima kasih untuk jajaran TNI khususnya panglima yang bersedia menyampaikan SPT lewat e-Filing,” ungkap Robert

Penyampaian SPT dalam bentuk elektronik merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperbaiki administrasi perpajakan di Indonesia melalui perluasan penggunaan sistem informasi dan teknologi modern agar lapor pajak lebih mudah, cepat, dan aman. Utntuk mendukung upaya DJP tersebut TNI menunjuk beberapa tempat di Mabes TNI sebagai supervisi dan panduan untuk membantu para prajurit TNI yang ada di Jakarta untuk memenuhi kewajiban perpajakan mereka.

Lanjutkan Membaca

Breaking News

Capital Life Syariah dan AAD Kerjasama Pemasaran Produk Asuransi Syariah

Sejar Panjaitan

Diterbitkan

pada

Penulis:

PT Capital Life Syariah dan PT Asuransi Adira Dinamika (AAD) menandatangani Perjanjian Kerjasama Pemasaran Produk Asuransi Syariah, di Kantor Pusat Capital Life Syariah, Gedung Sona Topas, Jakarta Selatan, Kamis (21/12/2017).

Perjanjian tersebut bertujuan untuk memasarkan produk asuransi syariah. Produk yang dipasarkan pada awal kerjasama adalah Asuransi Travellin merupakan produk dari Unit Usaha Syariah Asuransi Adira Dinamika dan Asuransi Capital Amanah yang merupakan produk dari Capital Life Syariah. Perpaduan kedua produk tersebut dapat memberikan manfaat perlindungan kematian akibat kecelakaan maupun penyakit, dan perlindungan kerugian untuk  perjalanan umrah.

Direktur Utama Capital Life Syariah Fitri Hartati menyampaikan, sebagai perusahaan asuransi syariah baru, Capital Life Syariah telah mendapatkan Kontribusi yang signifikan.

“Capital Life Syariah akan mengembangkan kerjasama untuk pangsa pasar pariwisata domestik melalui pasar FinTech. Selain produk kumpulan Capital Life Syariah juga memiliki produk unggulan untuk perorangan yaitu Capital Proteksi Berkah (CPB), merupakan asuransi dwiguna dengan dengan unsur tabungan,” kata Fitri Hartati.

Julian Noor selaku Direktur Utama Asuransi Adira Dinamika menyampaikan bahwa kolaborasi merupakan jawaban atas tantangan yang harus dihadapi industri asuransi agar produk asuransi menjadi lebih sederhana sehingga nyaman dan mudah untuk dipahami oleh nasabah maupun masyarakat. Selain produk Travellin, Adira juga memiliki berbagai produk yang memberikan perlindungan bagi pelanggan maupun keluarga pelanggan di seluruh Indonesia seperti produk asuransi kendaraan bermotor hingga asuransi properti dan marine cargo.(Han)

Lanjutkan Membaca

Breaking News

Majalah Pajak Print Review

Majalah Pajak

Diterbitkan

pada

Penulis:

Lanjutkan Membaca

Breaking News

Breaking News3 bulan lalu

Panglima TNI: Patuh Pajak Wujud Cinta Tanah Air

Panglima Tentara Nasional Indonesia, Marsekal Hadi Tjahjanto, menegaskan, kepatuhan melaksanakan hak dan kewajiban perpajakan merupakan wujud cinta tanah air bagi...

Breaking News4 bulan lalu

Capital Life Syariah dan AAD Kerjasama Pemasaran Produk Asuransi Syariah

PT Capital Life Syariah dan PT Asuransi Adira Dinamika (AAD) menandatangani Perjanjian Kerjasama Pemasaran Produk Asuransi Syariah, di Kantor Pusat...

Breaking News5 bulan lalu

Majalah Pajak Print Review

Breaking News7 bulan lalu

Topik Pajak sudah di Rumah-Rumah Kopi

  Melalui sosialisasi yang intens dan pemahaman kultur masyarakat setempat, kesadaran pajak muncul. Kondisi geografis Provinsi Maluku terdiri atas kepulauan,...

Breaking News7 bulan lalu

Amankan Penerimaan Pajak di Papua dan Maluku

Waktu yang tersisa untuk mencapai target penerimaan pajak 2017 tinggal beberapa bulan. Menyadari itu, Kanwil DJP Papua dan Maluku mengundang...

Breaking News8 bulan lalu

Memupuk Talenta Warga Sekitar

Penulis : Novita Hifni Holcim melakukan kegiatan pemberdayaan yang bersinergi dengan bisnis perusahaan untuk kemajuan bersama. Pengembangan masyarakat (community development)...

Breaking News10 bulan lalu

“You Can Run but You Can’t Hide Understanding E-commerce Tax & Bank Secrecy”

Pajak E-commerce dan PERPPU no. 1 thn 2017 (tentang keterbukaan rahasia keuangan) merupakan topik yang hangat dan sedang sering diperbincangkan....

Breaking News1 tahun lalu

Tidak Memetik tanpa Menanam

Kepercayaan Wajib Pajak sangat bergantung pada “equal treatment” yang mereka dapatkan dari institusi pajak, baik dari sisi pelayanan, sosialisasi maupun...

Breaking News2 tahun lalu

Bea Cukai dan DJP Mesti Bersinergi Menggali Potensi Pajak

Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA) mengapresiasi kinerja Drirektorat Jenderal (Ditjen) Bea dan Cukai Kementerian Keuangan RI tahun 2015. Sesuai...

Analysis3 tahun lalu

CITA: Tanpa Konvergensi Visioner, Insentif Pajak menggerus potensi pajak

Oleh: Yustinus Prastowo Program Pemerintah hanya akan berhasil jika didukung penerimaan yang cukup. Kita ingat pepatah “Besar pasak daripada tiang”....

Advertisement Pajak-New01

Trending