Connect with us

Breaking News

Apresiasi untuk Guru Penutur Pajak

Majalah Pajak

Published

on

Foto: Majalah Pajak

Jakarta, Majalahpajak.net-Direktorat Jenderal Pajak (DJP) memberikan apresiasi kepada 10 pemenang lomba vlog bertajuk “Guru Bertutur Pajak (Gutupak)” di Kantor Pusat DJP, Jakarta, Jumat (29/11). Lomba ini merupakan rangkaian dari program inklusi kesadaran pajak yang digawangi oleh Direktorat Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat (P2Humas) DJP bersinergi dengan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI).

Kepala Subdirektorat Penyuluhan Perpajakan P2Humas DJP Aan Almaidah Anwar menyampaikan ucapan terima kasih kepada para guru yang telah menjadi keluarga pajak sejati. Ia mengatakan, kegiatan lomba ini merupakan wadah bagi para guru untuk berkreasi dalam memberikan materi edukasi perpajakan. Adapun penilaian didasarkan pada aspek visualisasi, strategi pembelajaran, konten pembelajaran, dan media pembelajaran.

“Guru paling dekat dengan pembentukan karakter anak-anak sejak kecil. Kita ingin kesadaran pajak juga terbentuk sejak generasi muda,” kata Aan.

Tenaga Pengkaji Bidang Pelayanan Perpajakan Muhammad Ismiransyah M. Zain yang akrab disapa Rendy mengatakan, keberhasilan reformasi perpajakan yang dimulai sejak 1983 hingga sekarang tidak terlepas dari peran dunia pendidikan.

“Tahun ini DJP ditugaskan menghimpun Rp 1.580 triliun, tapi APBN kita agak sulit karena faktor eksternal, transaksi ekonomi, dan lainnya. Untuk itu peran internal harus kita kuatkan dan tentunya juga dunia pendidikan,” papar Rendy.

Gelar juara lomba vlog Gutupak kategori tingkat sekolah dasar diraih oleh Nur Fauziah (Madrasah Ibtidaiyah Fatahilla Bekasi, Jawa Barat), M. Arief Rohman (SDN Simbang Desa 01 Batang, Jawa Tengah), Sadi Suharto (SDN 4 Manggar Belitung Timur. Bangka Belitung), dan Mansyur, (SDN Pejuang VII Kota Bekasi, Jawa Barat).

Di kategori sekolah menengah pertama, gelar juara diberikan kepada Arif Budiman (SMP PGRI 1 Tangerang, Banten), Erwan Rachmat (SMPN 10 Semarang, Jawa Tengah), dan Maulidia (SMP LTI IGM Palembang, Sumatra Selatan). Pemenang di kategori Sekolah Menengah Atas/Kejuruan adalah Januar Ambarwati (SMA Plus PGRI Cibinong, Jawa Barat), Leny Ocktalia (SMKS Mambaul Ulum Bondowoso, Jawa Timur), serta Yuliati Eko Atmojo (SMAN 3 Salatiga, Jawa Tengah).

Salah seorang pemenang lomba, Nur Fauziah mengungkapkan rasa gembiranya dapat menjuarai kompetisi vlog sekaligus menjadi bagian dari inklusi kesadaran pajak.

“Videonya kami buat bersama guru lain, konsepnya dari saya. Dalam prosesnya anak-anak sangat antusias bertanya tentang pajak,” ungkap guru pembelajaran tematik ini.

Penyerahan hadiah lomba vlog Gutupak 2019 dilakukan langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim pada Peringatan Hari Ulang Tahun PGRI ke-74 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang Timur, Bekasi, Sabtu (30/11).—Aprilia Hariani.

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Breaking News

Bayar Pajak, Beasiswa Banyak

Majalah Pajak

Published

on

Foto: Majalah Pajak

Jakarta, Majalahpajak.net-Kementerian Riset dan Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) terus menyempurnakan kurikulum sadar pajak dan menginstruksikan pembentukan relawan pajak di seluruh perguruan tinggi negeri maupun swasta di Indonesia.

Hal ini disampaikan oleh Direktur Pembelajaran Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemenristek Dikti Paristivanti Nurwardani ketika membuka acara Pajak Bertutur (Patur) yang diselenggarakan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Jawa Barat (Jabar) III, di IPB International Convention Center, Bogor, Jumat (22/11).

Ia menekankan pentingnya pajak untuk membangun fasilitas pendidikan dan membantu masyarakat yang kurang mampu untuk bisa bersekolah melalui pemberian beasiswa.

“Tidak bayar pajak, kampus dan sekolah mangkrak. Bayar pajak, beasiswa banyak,” tegas Paris.

Ia mengungkapkan di tahun 2018 terdapat 130 ribu mahasiswa yang telah memperoleh beasiswa dan tahun ini jumlahnya bertambah menjadi sekitar 400 ribu orang.

Kepala Kanwil DJP Jabar III, Catur Rini Widosari mengatakan, sejak 2016 kantornya telah membentuk relawan pajak dari Kampus Universitas Indonesia, Gunadarma, Bhayangkara Jakarta Raya, dan Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIAMI Bekasi. Relawan pajak bertugas membantu dalam mengisi Surat Pemberitahuan (SPT) pajak tahunan hingga menyosialisasikan aturan terkini kepada Wajib Pajak (WP).

“Sertifikat untuk relawan nantinya akan setara dengan brevet A dan B. Lulus mereka bisa jadi konsultan,” kata Catur disusul dengan pemberian penghargaan sekaligus penandatanganan perjanjian kerja sama dengan vokasi IPB, Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan, dan Tazkia.

Sementara itu, Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Banyuwangi fokus membangun fondasi kesadaran pajak untuk siswa di SD Muhammadiyah 1 Banyuwangi, SMPN 2 Banyuwangi, dan SMAN 1 Banyuwangi.

“Kami kemas edukasi sadar pajak dengan materi menarik lewat games dan lomba vlog. Semoga nantinya akan tercipta generasi emas sadar pajak,” kata Kepala KPP Pratama Banyuwangi Yunus Darmono.—Aprilia Hariani.

Continue Reading

Breaking News

Penyelundupan Gerogoti Wibawa Negara

Majalah Pajak

Published

on

Foto: Dok kemenkeu

Jakarta, MajalahPajak.net- Kementerian Keuangan RI melalui Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) bersama Kepolisian Republik Indonesia, Tentara Nasional Indonesia, dan Kejaksaan RI mengungkap kasus penyelundupan motor dan mobil mewah ke Indonesia melalui Pelabuhan Tanjung Priok di Kawasan Logistik Terpadu, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (17/12).

Sepanjang tahun 2016–2019, DJBC berhasil membongkar tujuh kasus penyelundupan terdiri dari 19 unit mobil mewah dan 35 unit motor/rangka/mesin motor mewah berbagai merek yang telah diamankan Bea Cukai Tanjung Priok. Perkiraan total nilai barang dari praktik ilegal itu sebesar Rp 21 miliar dengan potensi kerugian negara sekitar Rp 48 miliar.

Menteri Keuangan RI Sri Mulyan i menyatakan, modus yang dilakukan pelaku adalah dengan mencantumkan nama barang yang tidak sesuai dengan isi sebenarnya. Pada 29 September lalu misalnya, untuk menyelundupkan mobil Porsche GT3RS dan Alfa Romeo dari Singapura, PT SLK mencantumkan refractory bricks (batu bata) di dokumen manifes. Perkiraan nilai kedua barang itu mencapai Rp 2,9 miliar, sedangkan potensi kerugian negara mencapai Rp 6,8 miliar.

Ani juga menyebut, tangkapan mobil dan motor mewah yang dilakukan DJBC secara nasional meningkat signifikan di dua tahun terakhir. Di tahun 2018, ada 7 mobil dan 127 motor mewah yang diselundupkan dan masuk dari berbagai pelabuhan, sementara 84 mobil dan 2693 motor terjadi di tahun 2019. Ia berharap, pengungkapan kasus ini semakin meningkatkan kepatuhan masyarakat.

“Penyelundupan barang-barang mewah ini akan mengusik rasa keadilan masyarakat Indonesia. Tidak hanya dari aspek keuangan negara, tapi juga aspek keadilan sosial yang akan dicederai dari tindakan-tindakan seperti ini,” tegas Ani.

Aduan masyarakat

Dirjen Bea dan Cukai Heru Pambudi menambahkan, penangkapan para pelaku yang merupakan perusahaan automotif lokal ini diawali dari aduan masyarakat yang ditindaklanjuti dengan proses analisis inward manifest. Untuk memastikan jenis barang yang sebenarnya, petugas melakukan hi-co scan kontainer dan mendapati citra berupa kendaraan roda empat.

Heru juga mengatakan, semakin maraknya penyelundupan terjadi di Indonesia, akan mengikis kewibawaan pemerintah dan penerimaan negara. Untuk itu, pembentukan tim khusus yang melibatkan instansi terkait untuk mengawal kasus ini sangat diperlukan. Sinergi juga diperlukan untuk merumuskan langkah-langkah yang tepat untuk memberantas penyelundupan.—Ruruh Handayani

Continue Reading

Breaking News

Inovasi tak Sebatas Aplikasi

Majalah Pajak

Published

on

Foto: Majalah Pajak

Jakarta, MajalahPajak.net-Tak sedikit Kantor Pelayanan Pajak (KPP) gugur dalam lomba Kantor Pelayanan Terbaik (KPT) tingkat Kementerian Keuangan (Kemenkeu) karena hanya menonjolkan aplikasi sebagai inovasi. Hal itu diungkapkan Direktur Kepatuhan Internal dan Transformasi Sumber Daya Aparatur (KITSDA) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Harry Gumelar pada acara “Syukuran KPP Pratama Cikupa sebagai KPT 2019”, di KPP Pratama Cikupa, Rabu (6/11).

“Teman-teman di KPP masih terjebak bahwa inovasi adalah aplikasi. Padahal, inovasi itu bagaimana memberikan pelayanan yang berbeda kepada Wajib Pajak (WP), bagaimana KPP mengatur pegawainya. Semua komponen itu mendukung penerimaan terbaik,” kata Harry.

Ia menekankan hal terpenting dari setiap inovasi adalah harus mampu menyelesaikan masalah yang dihadapi KPP sehingga bukan hanya untuk kepentingan lomba saja. “Kalau enggak menyelesaikan masalah, nanti hanya buat ribet,” jelas Direktur Teknologi dan Informasi Perpajakan tahun 2015 ini.

Lomba KPT tingkat Kemenkeu dihelat setiap tahun. Pada penyelenggaraan tahun 2019 ini juara pertama KPT diraih oleh KPP Pratama Cikupa, juara kedua KPP Pratama Gambir Tiga, dan juara ketiga KPP Pratama Batang.

Kepala KPP Pratama Cikupa Heri Kuswanto, mengungkapkan, kantornya menghadirkan inovasi terkait penguatan integritas pegawai seperti adanya gong antikorupsi, penyematan pin integritas, dan membangun pelbagai sistem aplikasi untuk memudahkan WP menunaikan kewajiban perpajakan. Adapun realisasi penerimaan KPP Pratama Cikupa pada 2017 mencapai Rp 6,04 triliun tahun dan naik menjadi Rp 8,1 triliun di tahun 2018.—Aprilia Hariani.

Continue Reading

Breaking News

Breaking News1 hari ago

Bayar Pajak, Beasiswa Banyak

Jakarta, Majalahpajak.net-Kementerian Riset dan Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) terus menyempurnakan kurikulum sadar pajak dan menginstruksikan pembentukan relawan pajak...

Breaking News4 hari ago

Penyelundupan Gerogoti Wibawa Negara

Jakarta, MajalahPajak.net- Kementerian Keuangan RI melalui Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) bersama Kepolisian Republik Indonesia, Tentara Nasional Indonesia, dan...

Breaking News4 hari ago

Inovasi tak Sebatas Aplikasi

Jakarta, MajalahPajak.net-Tak sedikit Kantor Pelayanan Pajak (KPP) gugur dalam lomba Kantor Pelayanan Terbaik (KPT) tingkat Kementerian Keuangan (Kemenkeu) karena hanya...

Breaking News5 hari ago

Apresiasi untuk Guru Penutur Pajak

Jakarta, Majalahpajak.net-Direktorat Jenderal Pajak (DJP) memberikan apresiasi kepada 10 pemenang lomba vlog bertajuk “Guru Bertutur Pajak (Gutupak)” di Kantor Pusat...

Breaking News5 hari ago

Pengelola Dana Desa harus Melek Pajak

Jakarta, Majalahpajak.net Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Indonesia yang beranggotakan para pengajar Fakultas Ilmu Administrasi (FIA UI) memberikan pendampingan bagi pengelola...

Breaking News6 hari ago

Kemensos Ajak Dunia Usaha Andil Jangka Panjang dalam Progam KAT

Jakarta, Majalahpajak.net – Menteri Sosial Juliari P. Batubara mendorong dunia usaha turut berpartisipasi berjangka panjang bersama pemerintah dalam program Pemberdayaan...

Breaking News3 minggu ago

Bahaya Hepatitis bagi Ibu Hamil dan Janin

Banyak ibu hamil yang tidak menyadari dirinya terinfeksi virus hepatitis. Apa saja dampak hepatitis bagi si janin? Hepatitis adalah peradangan...

Breaking News2 bulan ago

IKPI: Omnibus Law Perlu Kajian Mendalam Sebelum Disahkan

Untuk mendukung program pemerintah menerbitkan Undang-Undang (UU) Omnibus Law, Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) menyelenggarakan diskusi perpajakan bertajuk “Omnibus Law...

Breaking News2 bulan ago

Kerja “Happy” Kejar Prestasi

Apresiasi kepada pegawai berprestasi tak hanya memicu kompetisi positif untuk meraih kinerja lebih baik, tapi juga membangun iklim kerja penuh...

Breaking News2 bulan ago

Mitra DJP dalam Usaha Mencapai Target Penerimaan Negara

Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) mengucapkan selamat atas pelantikan Bapak Suryo Utomo sebagai Direktur Jenderal Pajak menggantikan Bapak Robert Pakpahan...

Trending